Inspiratif! Anak Penjual Sayur Asal Pati Berhasil Kuliah S2 di Afrika

Pati, Mitrapost.com Dari sebuah desa kecil di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, lahir sosok muda yang kini menorehkan prestasi hingga ke kancah internasional. Ia adalah A’ida Sufrotus Sofi (23), perempuan inspiratif asal Desa Slungkep yang berhasil menembus pendidikan magister di International Open University Africa, Gambia, Afrika Barat.

Lulusan Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) ini membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk melangkah jauh. Lahir dari keluarga sederhana, sang ibu penjual sayur dan ayah buruh bangunan, A’ida justru tumbuh menjadi sosok tangguh dan penuh semangat juang.

“Saya selalu ingin bermanfaat untuk orang lain karena prinsip saya: ‘Aku bermanfaat, maka aku ada’,” ungkap A’ida dalam perbincangan baru-baru ini.

Semasa kuliah, A’ida dikenal aktif di berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) IPMAFA 2023/2024, Ketua Musyrifah Ma’had Jami’ah Mathali’ul Falah 2022/2023, Koordinator Santri Mendunia 2021, serta aktif di Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) baik di kampus maupun di desanya.

Di sela kesibukannya menempuh studi S2, A’ida kini juga bekerja sebagai Outlet Manager di studiorenang.com, perusahaan pendidikan berbasis aquatik. Tak berhenti di situ, ia masih aktif menjadi konten kreator edukatif yang membagikan motivasi, wawasan istilah-istilah baru, hingga pengalaman traveling.

“Menjadi konten kreator itu tanggung jawab moral. Saya ingin setiap postingan punya nilai dan manfaat bagi yang melihat,” katanya.

Perjalanan akademik A’ida juga penuh pencapaian. Ia merupakan penerima Beasiswa KIP Kuliah (KIPK) IPMAFA tahun 2020, lulusan Cumlaude dalam 7 semester, serta penerima Beasiswa Santripreneuship BAZNAS Indonesia.

Di bidang keagamaan, ia juga pernah menorehkan prestasi di ajang Musabaqoh Qiro’atil Kutub (MQK) tingkat kabupaten Juara 1 Bidang Nahwu (2016) dan Juara 3 Bidang Fiqih (2018).

A’ida menjadi teladan bagi generasi muda Pati yang ingin terus belajar, berkarya, dan mengabdi. Di tengah kesibukan akademik dan pekerjaan, ia tetap konsisten memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pendidikan dan sosial media.

“Hidup produktif dengan memanfaatkan waktu adalah bentuk syukur. Saya ingin membuktikan bahwa anak desa pun bisa menembus dunia,” terangnya.

Perjalanan A’ida Sufrotus Sofi menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan keberanian bermimpi dapat membawa seseorang melampaui batas geografis, dari Desa Slungkep menuju panggung dunia. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati