Pati, Mitrapost.com – Jalan Pati-Rembang tepatnya di Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah tergenang banjir sejak Sabtu (10/09/2026) malam. Kondisi ini membuat akses jalan menjadi terganggu.
Pantauan di lokasi, Minggu (11/1/2026) pagi ini, laju kendaraan roda dua dan empat tersendat. Air yang melimpah di ruas jalan Pantura berwarna coklat.
Salah satu warga Desa Ketitangwetan, Parwi, mengatakan bahwa air banjir mulai menggenangi Jalan Pantura Pati-Rembang sejak pukul 23.00 WIB hingga pagi ini.
Kondisi itu dipicu karena hujan deras dan Sungai Widodaren yang tidak bisa menampung air.
Selain jalan Pantura yang tergenang, dampak luapan Sungai Widodaren juga dirasakan oleh warga yang bermukim dekat aliran sungai tersebut.
“Yang meluap itu dari selatan pukul 11.00 malam. Dampaknya ke rumah warga dan jalan Pantura,” jelas Parwi ditemui di lokasi, Minggu (11/01/2026) pagi.
Ia menyebut Jalan Pantura Pati-Rembang tergenang sepanjang 500 meter. Akibatnya, sejak Sabtu (10/01/2206) malam, kendaraan yang melintas Jalan Pantura tersebut terjebak macet.
Pihaknya khawatir apabila terjadi hujan lebat kembali, banjir bisa berdampak pada rumah-rumah warga dan tambak di sekitar Pantura.
“Khawatir, kalau ada hujan lebat kemungkinan membahayakan. Seperti yang kemarin kedalaman 1 meter di Jalan Pantura,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com


