Pemkot Semarang Upayakan Generasi Muda dapat Pendidikan Layak

Semarang, Mitrapost.com – Setiap anak di Indonesia berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak di sekolah. Pasalnya, kondisi sarana dan prasarana di satuan pendidikan menjadi salah satu faktor pendukung proses belajar siswa.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, turut menyoroti sejumlah bangunan sekolah yang sudah mengalami kerusakan, khususnya di ruang kelas. Menurutnya, kegiatan belajar dan mengajar (KBM) bisa terganggu jika kerusakan fasilitas tidak segera ditangani.

“Belajar tidak bisa maksimal kalau ruang kelasnya bocor, bangkunya rusak, dan catnya kusam,” jelas Agustina.

Lebih lanjut, sejak tahun kemarin, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah melakukan perbaikan secara bertahap pada gedung-gedung sekolah di wilayahnya. Upaya ini dilakukan guna memberikan siswa rasa aman dan nyaman saat belajar di sekolah.

“Kami benahi satu per satu agar anak-anak betah di sekolah,” lanjut dia lagi.

Berdasarkan data, pada tahun 2025, sebanyak 43 ruang kelas berhasil dibangun di delapan SD negeri. Selain itu, 336 ruang kelas di 115 SD negeri juga diperbaiki.

Di tingkat SMP, pemerintah membangun 24 ruang kelas baru di enam SMP negeri, serta melakukan perbaikan di sembilan ruang kelas pada tiga SMP negeri.

Tak hanya perbaikan bangunan kelas, Pemerintah Kota Semarang juga mengalokasikan dana untuk pemberian beasiswa bagi siswa dari keluarga miskin yang berprestasi. Rencananya, jumlah penerima beasiswa akan meningkat setiap tahunnya.

Sebanyak ribuan siswa telah menerima manfaat ini pada tahun 2025, rinciannya 2.649 siswa SD/MI mendapat Rp600.000 per tahun, 1.129 siswa SMP/MTs mendapat Rp900.000 per tahun, serta 468 siswa SMA/SMK/MA mendapat Rp1,2 juta per tahun.

Sementara, pada tahun 2026, pemerintah akan memperluas program beasiswa untuk siswa miskin dengan rincian 8.834 siswa di jenjang SD/MI, 2.594 siswa di jenjang SMP/MTs, 1.635 siswa di jenjang SMA/SMK, serta beasiswa untuk siswa berprestasi sebanyak 35 siswa.

“Anak pintar dari keluarga miskin harus kita pastikan tetap bisa sekolah. Beasiswa ini adalah investasi masa depan Semarang. Mereka kelak akan menjadi pemimpin dan penggerak kota ini,” ujar Agustina. (adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati