Pati, Mitrapost.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati berencana melakukan vaksinasi usai puluhan kasus positif campak ditemukan di wilayahnya. Rencana itu, masih terus dipersiapkan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pati, Salis Diah Rahmawati menjelaskan, upaya tersebut untuk mencegah merebaknya kasus campak yang ada di wilayah Bumi Mina Tani.
Hingga saat ini, Dinkes Pati mencatat ada 20 kasus positif campak dari bulan Januari hingga awal April 2026 ini. Kebanyakan kasus tersebut ditemukan di Kecamatan Margorejo tepatnya di Desa Margorejo dan Jambean Kidul.
“Terutama Puskesmas Margorejo untuk melakukan kajian di daerah atau wilayah yang banyak terdapat penyakit campak. Kemudian rencananya kita mau melakukan vaksinasi,” kata Salis.
Puluhan penderita rata-rata merupakan anak-anak. Kondisi penderita berangsur membaik dan sembuh. Dengan ditemukan puluhan kasus positif campak itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah telah menetapkan Kabupaten Pati sebagai salah satu wilayah dengan kejadian luar biasa (KLB).
Pihaknya akan berupaya melakukan penanganan dan antisipasi terhadap kasus campak di Pati. Ia menyebut, masyarakat juga perlu waspada terhadap penyakit campak.
“Dari sisi kesehatan, ketika ada dua kasus yang sama tanda dan gejalanya sama berada di dalam satu lingkungan. Misalnya dia kakak adik dalam satu lingkungan sekolah, meskipun baru dia bisa disebut KLB,” jelasnya.
“Jangan sampai dibesarkan tetapi itu menjadi warning ya untuk masyarakat agar lebih berhati-hati, karena bagaimanapun juga penyakit campak ini adalah penyakit yang berbahaya,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Salis mengimbau kepada masyarakat Pati untuk selalu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain itu, peningkatan gizi harus diperhatikan.
“Untuk antisipasinya, kita satu, PHBS jelas menjaga hygiene cuci tangan sebelum makan. Kemudian kemarin kita sudah mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga anak-anak dari pusat keramaian karena rentan tubuhnya terutama untuk lebih ditingkatkan gizinya, makanannya untuk lebih diperhatikan,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com




