Pati, Mitrapost.com – Seni pertunjukan merupakan salah satu subsektor unggulan untuk mengembangkan ekonomi kreatif (Ekraf). Terlebih Kabupaten Pati telah resmi ditetapkan sebagai Kabupaten Kreatif oleh Kementerian Ekonomi Kreatif RI.
Terkait hal tersebut, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati mendorong lebih banyak adanya gelaran seni pertunjukan di Bumi Mina Tani. Pasalnya, selain menghidupkan sektor pariwisata, gelaran seperti ini juga berdampak langsung pada perekonomian UMKM.
“Kenapa kami sebagai anggota legislatif sangat mendorong dan mengapresiasi, karena melihat situasi dan kondisi di Kabupaten Pati ini, potensi ekonomi kreatif ini sangat tinggi,” ujar Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan.
Ia menyampaikan, gelaran seni pertunjukan juga sering diramaikan bersamaan festival kuliner maupun produk lokal. Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan bagi PKL maupun pelaku UMKM lainnya untuk berpromosi maupun memperoleh penghasilan lebih tinggi.
Pengembangan ekonomi kreatif di Pati turut mendorong lebih banyak masyarakat menyalurkan ide, kreativitas, talenta, serta pengetahuan untuk menciptakan nilai tambah. Hal ini tentu akan memberikan kontribusi besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi di Bumi Mina Tani.
Adapun potensi ekonomi kreatif (ekraf) Pati mencakup 13 dari 17 subsektor aktif, termasuk kuliner, fashion, kriya, dan kerajinan logam/kuningan.
“Dengan majunya Pati, di bidang ekonomi kreatif ini, tentunya akan membawa dan memberikan kontribusi yang sangat besar,” kata Muslihan. (*)

Redaksi Mitrapost.com






