Mitrapost.com – Seorang mahasiswa di Pekanbaru, Riau bernama Supriadi menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK).
Hal terjadi usai korban mengadakan diskusi dengan mahasiswa lainnya di salah satu kafe di Pekanbaru pada Minggu (5/7/2026) sore. Korban sendiri merupakan Sekretaris Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Riau.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di kepalanya hingga bersimbah darah hingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara. Dalam pengeroyokan itu, ada pelaku yang diduga membawa senjata api (senpi).
Kejadian tersebut kini telah dilaporkan ke Polda Riau. Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry mengatakan bahwa kasus tersebut akan diusut sesuai hukum yang berlaku.
“Hari ini saya datang untuk memastikan kondisi beliau, sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga. Yang paling penting, saya ingin menegaskan bahwa Polda Riau berkomitmen mengusut tuntas perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Sejumlah alat bukti pun dikumpulkan. Polisi juga memeriksa saksi untuk mengungkapkan peristiwa itu secara utuh.
“Siapa pun yang nantinya terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus dan tidak ada yang kebal hukum. Kami meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti,” paparnya.
Kondisi korban saat ini sudah membaik dan tinggal proses pemulihan.
“Kondisi pasien dalam keadaan stabil dan sadar. Tim dokter masih terus melakukan observasi serta memberikan perawatan sesuai kondisi medis yang dialami pasien agar proses pemulihannya berjalan optimal,” ujarnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






