Mitrapost.com – Viral di media sosial Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dibangun di lokasi yang dinilai tak ideal seperti di atas gunung, tengah tambak, pantai, kuburan hingga hutan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi lokasi Kopdes yang dinilai tak ideal.
“Masukan-masukan itu tentu kami akan jadikan sebagai pertimbangan-pertimbangan untuk melihat. Tetapi kan harus dilihat juga. Misalkan yang bangunan, itu kan hanya beberapa dan viral, kami cari solusinya,” ujarnya dilansir dari Bisnis.com.
Ia menyebut, hanya sebagian kecil Kopdes Merah Putih yang berdiri di lokasi kurang ideal yaitu kurang dari 10 titik dari 30.000 Kopdes yang dibangun.
“Kalau jumlahnya saya sudah hitung dari semua masukan masyarakat atau yang ada di sosial media, jumlahnya kurang dari 10 dari 30.000 [titik] yang sedang dibangun. Sekarang yang sudah selesai 100% [ada] 14.000 [Kopdes Merah Putih],” ujarnya.
Dari jumlah Kopdes Merah Putih dengan lokasi tak ideal tersebut, pemerintah akan melakukan verifikasi dan validasi.
“10 yang dalam kondisi yang tidak ideal. Itu kan sedikit persentasenya dan tentu nanti kita akan lakukan proses verifikasi, validasi,” paparnya.
Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto juga turut menyoroti masalah tersebut. Ia menilai, pembentukan Kopdes Merah Putih dapat menyebabkan masalah operasional jika tak ada perencanaan yang matang.
“Banyak juga yang kemudian ada di dekat kuburan. Di mana itu dekat kuburan itu di Lamongan. Kemudian ada yang berhadapan-hadapan, banyak di berita. Ada yang di tengah hutan, di Wonogiri, di atas gunung, di Desa Ketitang, Kendal. Banyak yang berdampingan. Kan konsepnya berdampingan buat apa?” ujarnya beberapa waktu lalu. (*)

Redaksi Mitrapost.com






