IHSG Masih Volatil, 5 Saham Ini Berpotensi Bergerak Signifikan Besok

Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,30 persen ke level 6.055 pada pembukaan perdagangan awal pekan Senin (5/10/2026).

Indeks melanjutkan penguatan hingga 09.13 WIB, naik 0,31 persen ke 6.054 hingga mencapai level tertinggi di 6.085,45.

IHSG masih dalam kondisi volatil, sehingga disarankan fokus pada saham dengan katalis kuat. Berikut ini 5 saham berpotensi bergerak signifikan besok.

  1. AALI — Astra Agro Lestari Tbk

Saham ini berpotensi naik 5%–10% ke level Rp8.700— Rp9.000. Saham ini menjadi kandidat utama karena memiliki katalis korporasi yang sangat jelas.

Secara fundamental, bisnis perkebunan sawit memberikan eksposur terhadap harga CPO. Buyback berpotensi memberikan sentimen positif terhadap harga dan arus kas internal yang digunakan untuk buyback menunjukkan fleksibilitas keuangan perseroan.

Namun ada risiko harga CPO, profit taking setelah kenaikan tajam, serta koreksi IHSG.

  1. BRMS — Bumi Resources Minerals Tbk

Saham ini menarik untuk trader agresif karena volatilitasnya sangat tinggi. Potensi kenaikan saham ini mencapai 6%–12% di kisaran Rp600 — Rp640.

Secara fundamental, BRMS fokus bisnis pada pertambangan mineral, terutama emas. Peningkatan kapasitas produksi tambang Poboya menjadi katalis penting.

Selain itu, harga emas yang tinggi menjadi pendukung sektor emas. Rebound setelah penurunan tajam membuka peluang technical recovery.

Namun ada risiko volatilitas sangat tinggi, kinerja semester I yang belum optimal, risiko produksi tambang dan aksi profit taking.

  1. MDKA — Merdeka Copper Gold Tbk

Saham ini mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah tekanan besar pada akhir September. Saham ini berpotensi naik 5%–10% di kisaran Rp600 — Rp640.

MDKA mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah tekanan besar pada akhir September. Fundamental menjadi alasan utama MDKA tetap menarik.

Produksi emas dan nikel menjadi salah satu pendorong utama. Didukung pemulihan profitabilitas, eksposur emas dan nikel, potensi rebound setelah koreksi, sentimen komoditas dapat menjadi katalis tambahan.

Namun ada risiko harga emas/nikel, biaya produksi, leverage dan volatilitas tinggi.

  1. ANTM — Aneka Tambang Tbk

Saham ini memiliki potensi 4%–9% di kisaran Rp3.300 — Rp3.400. ANTM menarik karena memiliki eksposur kuat terhadap emas dan nikel.

Kinerja semester I-2026 juga solid, dengan laba bersih mengalami kenaikan. Sementara penjualan emas menjadi kontributor terbesar pendapatan.

Didukung fundamental laba kuat, bisnis emas menjadi mesin pendapatan, eksposur nikel memberikan diversifikasi, harga emas masih menjadi katalis sektor precious metals.

Namun ada risiko koreksi harga emas/nikel, profit taking dan tekanan IHSG.

  1. MBMA — Merdeka Battery Materials Tbk

Saham ini menarik untuk rebound karena aktivitas transaksinya yang besar. Potensi kenaikan saham ini mencapai 5%–11% di kisaran Rp490 — Rp520.

Didukung pertumbuhan produksi bijih nikel, prospek ekosistem baterai kendaraan listrik, volume perdagangan tinggi, dan berpotensi mengalami technical rebound setelah koreksi.

Namun ada risiko harga nikel, tekanan saham komoditas, kebutuhan modal besar dan volatilitas tinggi. (*)

 

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati