oleh

Hindari Pantangan Berikut Ini Untuk Menjaga Kesehatan Prostat

Mitrapost.com – Gangguan kesehatan pada prostat seringkali terjadi pada pria berusia di atas 55 tahun. Penyakit ini perlu diwaspadai karena bisa muncul tanpa gejala.

Guna mengantisipasi risiko gangguan prostat dapat dilakukan dengan menjaga pola makan yang sehat. Beberapa makanan yang harus dihindari untuk menurunkan risiko penyakit prostat.

Baca juga: Rasakan Beragam Manfaat Berjalan Tanpa Alas Kaki

  1. Daging

Mengonsumsi daging yang dimasak terlalu matang dapat meningkatkan risiko terkena kanker prostat. Risiko ini muncul dari senyawa karsinogen yang dikenal dengan nama heterocyclic amines (HCA).

HCA sendiri terbentuk dari proses pemasakan dengan suhu tinggi, seperti dipanggang atau dibakar.

Baca juga: 5 Manfaat Liburan Untuk Kesahatan Mental

  1. Produk olahan susu

Pantangan sakit prostat selanjutnya adalah mengonsumsi produk olahan susu secara berlebihan karena meningkatkan risiko terkena kanker prostat.

Menurut penelitian dalam Journal of Nutrition, meminum susu murni bisa memperparah sakit prostat. Begitu pula susu skim dan susu rendah lemak.

Baca juga: Mempunyai Kandungan Kaya Nutrisi, Beragam Manfaat Tauge Bagi Kesehatan

Supaya terhindar dari risiko yang ada, kita disarankan untuk membatasi konsumsi produk olahan susu seperti keju, yogurt, mentega, serta es krim.

Sebagai alternatif, kita dapat meminum susu yang terbuat dari bahan kelapa, kacang mete, kedelai, maupun almond. Namun, tetap harus berhati-hati dengan kandungan gula di dalamnya.

Baca juga: Cara Mudah Menjaga Imun Tubuh Tetap Prima di Tengah Pandemi

  1. Minuman beralkohol

Menurut hasil penelitian, peminum alkohol dua kali lebih berisiko terkena kanker prostat. Kelompok orang dalam kategori peminum berat adalah mereka yang mengonsumsi minuman beralkohol lebih dari tiga kali dalam sehari (satu kali minum setara 350 ml bir dengan kadar alkohol 5 persen).

Sebagai gantinya, kita bisa mengonsumsi sparkling water yang dicampur dengan jus buah, wine atau bir tanpa alkohol, teh, dan kopi.

Baca juga: Cengkeh, Jenis Rempah yang Memiliki Banyak Manfaat untuk Kesehatan

  1. Makanan yang mengandung lemak jenuh

Lemak jenuh tidak hanya dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, tetapi juga kanker prostat. Beberapa studi mendapati adanya risiko kanker prostat yang muncul dari mengonsumsi makanan dengan lemak jenuh.

Meski begitu, penelitian menyebutkan bahwa keterkaitan antara lemak jenuh dengan kanker prostat masih bersifat tentatif (belum pasti).

Tak hanya menjaga pola makan, pantangan sakit prostat juga dapat dilakukan dengan menghindari aktivitas-aktivitas tertentu. Beberapa aktivitas yang harus dihindari, di antaranya:

Baca juga: Petik Manfaat Buah Kiwi Bagi Kesehatan

  1. Bersepeda dalam waktu lama

Salah satu aktivitas yang harus dihindari oleh penderita sakit prostat adalah bersepeda dalam waktu lama. Hal ini harus dihindari karena bersepeda memberikan tekanan pada area tempat prostat berada (perineum), yaitu antara anus dan skrotum.

2. Merokok

Beberapa penelitian menghubungkan aktivitas merokok dengan peningkatan risiko kematian akibat kanker prostat. Meski begitu, studi lain tidak menemukan adanya keterkaitan antara merokok dengan terkena kanker prostat. Penelitian lain masih perlu dilakukan untuk mengonfirmasi temuan tersebut.

Baca juga: Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan Hingga Kecantikan

  1. Malas berolahraga

Malas berolahraga memperbesar risiko kita mengalami obesitas. Obesitas diketahui dapat membuat kanker prostat tumbuh lebih agresif pada tubuh. Meski begitu, belum ada alasan yang jelas mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Selain itu, penelitian lain juga menyebut bahwa pria yang mengalami obesitas rentan terkena dan meninggal akibat kanker prostat.

Supaya sakit prostat tidak makin parah, kita disarankan untuk tetap aktif bergerak dan rutin berolahraga.

Baca juga: Kaya Lemak Baik, Segudang Manfaat Alpukat Bagi Ibu Hamil

Selain itu, menjaga berat badan tetap ideal juga menjadi salah satu cara supaya terhindar dari risiko sakit prostat.

Lakukan pemeriksaan berkala untuk mengetahui kondisi kesehatan prostat. Apabila menemukan masalah, mintalah dokter agar segera melakukan penanganan sehingga sakit prostat yang diderita tidak makin parah.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebookinstagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed