Mitrapost.com – Biji bunga matahari mengandung lemak sehat yang baik untuk kesehatan. Memiliki tekstur yang renyah dan rasa yang menggugah selera sering kali dikonsumsi sebagai camilan.
Untuk menikmati makanan ini, biasanya dimakan langsung dengan mengupas kulitnya terlebih dahulu. Menggunakan cara lain, bisa dengan mencampurkan ke dalam granola, dikonsumsi dengan sereal, ditaburkan di atas yogurt, salad atau tumisan sayuran.
Baca juga: Rasakan Beragam Manfaat Berjalan Tanpa Alas Kaki
Tak sedikit juga yang menambahkannya ke dalam burger atau topping roti dan muffin. Supaya biji bunga matahari yang Anda beli tidak mudah tengik, simpan dalam wadah yang kedap udara dan lemari es agar tetap awet.
Biji bunga matahari mengandung banyak nutrisi yang berguna bagi tubuh. Dalam ¼ cup (34 gram) biji bunga matahari terdiri dari 207 kalori, 7 gram karbohidrat, 19 gram lemak, dan 6 gram lemak.
Baca juga: Kacang Merah Kaya Serat dan Manfaat Bagi Kesehatan
Biji bunga matahari hanya mengandung sedikit gula dan dikategorikan sebagai makanan dengan indeks glikemik rendah. Beberapa vitamin yang ada di dalamnya antara lain vitamin E, vitamin B6, tiamin, niasin, dan folat.
Sementara itu, biji bunga matahari juga memiliki kandungan mineral seperti magnesium, fosfor, selenium, zinc, zat besi, hingga kalium.
Baca juga: Cegah ISPA, Ini Dia Manfaat dan Cara Membersihkan Hidung
Berdasarkan penelitian, berikut beberapa manfaat biji bunga matahari
- Mengurangi peradangan
Menurut sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi biji bunga matahari setidaknya lima kali dalam seminggu memiliki kadar protein C-reaktif 32 persen lebih rendah dibanding mereka yang tidak memakan biji-bijian.
Protein C-reaktif merupakan salah satu penanda inflamasi dalam tubuh, yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Selain itu, kandungan flavonoid dalam biji bunga matahari juga turut membantu mengurangi peradangan.
Baca juga: Telang, Tumbuhan Liar menjadi Minuman Kaya Manfaat
- Mencegah terkena penyakit jantung
Senyawa yang ada dalam biji bunga matahari diketahui dapat membantu memblokir enzim yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah.
Hasilnya, tekanan darah akan menurun seiring rileksnya pembuluh darah Anda.Di sisi lain, kandungan magnesium dalam biji bunga matahari membantu mengurangi tingkat tekanan darah.
Sementara itu, kandungan asam linoleat di dalamnya juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol.
Baca juga; Mempunyai Kandungan Kaya Nutrisi, Beragam Manfaat Tauge Bagi Kesehatan
- Mencegah diabetes
Telah diuji dalam beberapa penelitian, biji bunga matahari memiliki potensi pencegahan terhadap penyakit diabetes tipe 2.
Hal ini diduga tak lepas dari kandungan asam klorogenat yang ada di dalamnya. Sementara itu, penelitian lain menyebut bahwa biji bunga matahari dapat membantu mengurangi efek karbohidrat pada gula darah Anda.
Kandungan protein dan lemak dalam biji bunga matahari memungkinkan pelepasan gula dari karbohidrat dilakukan secara bertahap.
Baca juga: Mempunyai Kandungan Kaya Nutrisi, Beragam Manfaat Tauge Bagi Kesehatan
- Menjaga kesehatan sistem pencernaan
Biji bunga matahari mengandung serat yang berguna untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan Anda. Serat merupakan bagian karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh.
Mengonsumsi makanan dengan kandungan serat dapat membantu usus untuk mengatur konsumsi, pencernaan, dan penyerapan makanan. Mengonsumsi biji bunga matahari dapat mencegah terjadinya konstipasi. Kandungan seran pada biji ini bisa melanjarkan buang air besar.
Baca juga: Tips Buat Smoothie Hijau Sehat dan Enak di Rumah
- Mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas
Kandungan vitamin E yang ada dalam biji bunga matahari membantu fungsi saraf serta meningkatkan kekebalan tubuh. Bersifat antioksidan, vitamin E membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.
- Mengurangi risiko terkena kanker
Menurut penenelitian, mengonsumsi makanan berserat seperti biji bunga matahari cenderung mempunyai risiko terkena penyakit kanker yang lebih rendah. Salah satu penyakit kanker yang dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi adalah kanker usus besar.
Baca juga:
- Telang, Tumbuhan Liar menjadi Minuman Kaya Manfaat
- Manfaat Rebung yang Patut Kamu Ketahui
- Keutamaan dan Manfaat Kebiasaan Membaca Doa Setelah Adzan
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter
Redaktur: Atik Zuliati