oleh

Masuk Zona Merah, Pemkot Bekasi Larang Hiburan Malam Beroperasi

Bekasi, Mitrapost.comKota Bekasi masuk ke dalam zona merah atau daerah dengan risiko penularan virus corona yang tinggi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendesak Pemkot Bekasi tidak memberikan izin panti pijat dan hiburan malam untuk tidak beroperasi sementara waktu.

Ketua Harian Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat Daud Achmad mengakui sejauh ini kewenangan operasional tempat usaha berada di bawah kewenangan masing-masing pemerintah kota/kabupaten.

“Tapi kan kalau masuk zonasi ini (zona merah Covid-19) seharusnya mereka tahu mana yang bisa dibuka dan tidak,” ujar Daud Achmad di Bandung, Selasa (6/10/2020).

Menurutnya, kontak fisik di panti pijat berpotensi menjadi media penularan virus. Belum lagi, tempat-tempat dengan sirkulasi udara tertutup seperti diskotik dan tempat karaoke.

“Karena ada potensi ini makanya kita harap jangan dulu dibuka apalagi Kota Bekasi sekarang ada di zona merah,” ujarnya.

Baca juga : Pemkab Bogor Mulai Perketat Wisatawan di Kawasan Puncak

Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan Maklumat Wali Kota Bekasi Dr H Rahmat Effendi, tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Penanganan Penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi Nomor 440/6086/SETDA.TU. Maklumat ini berlaku mulai 2-7 Oktober 2020.

“Bahwa mempertimbangkan situasi nasional maupun daerah yang menunjukkan angka kenaikan kasus positif terkonfirmasi Covid-19 cukup tinggi pada Adaptasi Tatanan Hidup Baru Masyarakat Produktif Aman Covid-19 di Kota Bekasi dan untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada masyarakat Kota Bekasi, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi,” bunyi maklumatnya berdasarkan laman Instagram @humaskotabekasi, Kamis (1/10/2020).

Dengan ini Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan maklumat tentang:

  1. Tempat/Fasilitas Usaha Jasa Kepariwisataan Serta Hiburan
  2. Pasar Tradisional dan Pasar Swasta
  3. Kegiatan Usaha Perdagangan dan Jasa

Terkait jasa kepariwisataan seperti klub malam, bar, karaoke, pub, bilyard dan panti pijat/refleksi dan spa tetap buka. Hanya saja, jamnya dibatasi dari pukul 12.00-18.00 WIB.

Sedangkan untuk rumah makan dan sejenisnya baik yang melayani dine in hingga take away hanya beroperasi sampai dengan pukul 18.00 WIB.

Pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pelaku usaha perdagangan lainnya juga hanya diperbolehkan beroperasi dari pukul 09.00-18.00 WIB. Aturan tersebut juga mengikat mini market yang punya izin usaha hingga 24 jam saat kondisi normal.

Maklumat itu resmi berlaku di Kota Bekasi sejak Jumat (2/10) dan akan berlaku hingga Rabu besok (7/10) untuk tahap awal. (FT)

Baca juga :

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Artikel ini telah tayang di news.detik.com dengan judul “Zona Merah, Pemkot Bekasi Diminta Tak Izinkan Hiburan Malam Beroperasi.”

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Berita Terkait