oleh

Kerabat Dewan Pati Terlantar di RSUD RAA Soewondo, Bagaimana Masyarakat Biasa?

Pati, Mitrapost.com Pelayanan RSUD RAA Soewondo yang tidak tanggap menjadi keluhan banyak masyarakat. Rujukan dari puskesmas maupun RSUD Kayen ke RSUD RAA Soewondo tidak ditanggapi dengan cepat.

Hal ini mengakibtakan pasien-pasien yang butuh penanganan cepat, tidak ditangani dengan segera. Bahkan Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengaku salah satu kerabatnya juga permah mengalami penelantaran berjam-jam di RSUD RAA Soewondo.

Hal ini membuat Joni berinisiatif menghubungi Bupati Kabupaten Pati Haryanto dan Sekertaris Daerah Kabupaten Pati Suharyono.

“Saya sendiri telpon, jam 12 siang sampai jam 10 malam, Wakil Ketua Dewan yang telpon. La kalau orang lain kayak apa coba? Saya nelpon Pak Bupati, saya nelpon Sekda, minta tolong. Itu kan gila,” ungkap Joni selepas memimpin Rapat Bersama Komisi D dengan manajeman RSUD RAA Soewondo di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Hanya Dihuni 16 Persen, RSUD Soewondo Pati Sediakan 16 Ruang untuk Pasien Covid-19

Maka dari itu ia meminta kepada manajemen RSUD RAA Soewondo untuk menyelesaikan permasalahan ini. Terlebih masa pendemi Covid-19 ini pasien butuh penangangan dengan cepat.

“Ini ndak boleh terjadi lagi kasihan masyarakat, sudah berdampak pandemi, kerjaannya kurang, mau (mengakses) kesehatan sulitnya setengah mati,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Ia juga meminta adanya revolusi sistem di manajemen RSUD RAA Soewondo. “Harus diubah, manajemen sudah bagus-bagus, masak ndak punya simpati dan empati. Dan harus dicari sebabnya,” pungkas Joni. (Adv/UH/UP/SHT)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed