oleh

Satu dari 6 Pelaku Sindikat Curanmor di Banyumas Kena Tembak Sebelum Diringkus

Purwokerto, Mitrapost.com Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, Jawa Tengah berhasil mengamankan enam dari delapan pelaku sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) di Banyumas dan sekitarnya.

Keenam pelaku dihadirkan dalam konferensi pers di Markas Polresta Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (11/11/2020).

“Anggota sindikat ini sebenarnya delapan orang, yang terdiri atas enam orang dari Garut dan dua orang dari Lampung. Akan tetapi, kami baru berhasil menangkap enam orang, sedangkan dua orang lainnya masih dalam pengejaran,” kata Kepala Polresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka.

Sindikat curanmor ini berhasil diungkap pada Senin (9/11/2020) setelah kepolisian menerima laporan kejadian pencurian sepeda motor Beat di wilayah Polsek Sokaraja pada hari Minggu (8/11/2020) yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

Baca juga: 10 Pelaku Curanmor di Bandara Soetta Dibekuk Polisi

Adapun enam orang yang berhasil ditangkap adalah MKS, warga Jabung, Kabupaten Lampung, serta DWS, WBA, YSA, FMS, dan SHD, warga Cibalong, Kabupaten Garut.

Pihaknya menjelaskan, saat hendak ditangkap salah seorang pelaku berusaha melarikan diri sehingga polisi segera melumpuhkannya dengan timah panas ke arah kaki pelaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, setiap pelaku saat melakukan aksi pencurian ada yang berperan sebagai pemetik, joki, dan eksekutor hingga menjual barang hasil curian ke penadahnya.

“Setelah kami melakukan pemeriksaan diketahui bahwa mereka mempunyai target minimal empat kendaraan bermotor yang diambil setiap kali melakukan pencurian dalam satu hari. Kendaraan bermotor yang diambil pun tidak sembarangan, yaitu sepeda motor Beat dan Vario,” urainya.

Bahkan, lanjut Kapolresta Banyumas, pelaku menyiapkan alat untuk melancarkan aksinya. Alat-alat yang dipersiapkan untuk melakukan pencurian, yakni kunci T hanya dikhususkan untuk dua jenis kendaraan tersebut.

Baca juga: Gunakan Identitas Orang Lain untuk Kartu GSM, Sindikat Kartu Perdana Ditangkap Polres Pati

Sindikat pencurian sepeda motor tersebut menggunakan sebuah mobil untuk mengangkut anggotanya dan satu unit sepeda motor yang digunakan untuk mencari sasaran tanpa memilih lokasi.

“Begitu melihat ada kelengahan pemilik sepeda motor, pelaku yang menggunakan sepeda motor segera menginformasikan kepada rekannya yang ada di dalam mobil,” katanya.

Menurut dia, para pelaku yang ada di dalam mobil segera menuju lokasi dan melakukan aksinya sesuai dengan peran masing-masing.

Ia mengatakan sindikat tersebut telah melakukan pencurian sebanyak 20 unit sepeda motor di Kabupaten Banyumas, enam unit di antaranya dilakukan selama terjadinya pandemi COVID-19.

Terkait dengan kasus pencurian tersebut, dia mengatakan para pelaku bakal dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (fp)

Baca juga: 

 

Artikel ini telah tayang di Antara Jateng dengan judul ‘Enam anggota sindikat pencurian sepeda motor diringkus di Banyumas‘.

Komentar

Berita Terkait