oleh

Rencana Penerapan Tilang Elektronik, Cegah Penyimpangan saat Razia

Pati, Mitrapost.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung rencana Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng yang akan menerapkan sistem Electronic Traffic Laws Enforcement (ETLE) dalam penindakan lalu lintas.

Hal itu disampaikan Ganjar usai menerima Dirlantas Polda Jateng, Kombes Rudy Syafirudin di kantornya, Jumat (22/1/2021).

Menurut Ganjar, sistem ini tepat karena sejalan dengan visi Kapolri yang baru terpilih, Komjen Listyo Sigit. Berdasarkan paparan Dirlantas Polda Jateng, Ganjar menilai bahwa sarana prasana pendukung di beberapa titik sudah tersedia dan siap dijalankan.

Baca juga: Dewan Pati Berharap Ada Tambahan Lagi Pupuk Subsidi bagi Petani

Apalagi, sistem ETLE ini digadang gadang dapat membantu Pendapatan Anggaran Daerah (PAD). Itu artinya, tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bisa dibantu dengan bukti otentik digital.

Sebagai informasi, sistem ETLE ini sudah diterapkan Polda Jateng di Kota Semarang. Pada tahun 2021, Polda Jateng berencana untuk memperluas jangkauan dengan diterapkan di seluruh wilayah Jateng.

Menanggapi kebijakan baru tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Pati, Noto Subiyanto mendukung kebijakan dan rencana pemberlakuan tilang elektronik di Kabupaten Pati. Menurutnya, kebijakan baru ini bisa menekan adanya penyimpangan yang terjadi saat Razia lalu lintas berlangsung.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Dewan Minta Ketatkan Pengawalan

“Tentunya jika Tilang Elektronik diberlakukan, hal ini akan sangat positif bagi citra polisi karena menekan interaksi polisi dengan masyarakat yang biasanya jika ada razia bisa dipastikan ada penyimpangan,” ungkap politisi asal fraksi PDI Perjuangan ini kepada Mitrapost.com, Selasa (26/1/2021).

Tak hanya itu, Noto juga mengungkapkan selain menjaga citra Polri, penerapan ETLE ini dapat mememantau lalu lintas full 24 jam melalui kamera pengawas. Jadi penindakan juga akan sangat tegas kepada semua pelanggar.

“Karena tentunya akan dibuktikan dengan data yang ada dan rekaman Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB),” pungkas Noto. (Adv/AZ/SHT)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

 

Komentar

Berita Terkait