oleh

PPKM Jilid Dua Diberlakukan, Kegiatan Ekonomi di Magelang Tetap Jalan

Magelang, Mitrapost.com – Sekretaris Daerah Kota Magelang memastikan kegiatan ekonomi di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid dua tetap berjalan.

“Jadi kita tidak PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), PPKM ini membatasi kegiatan masyarakat tapi ekonomi tetap jalan,” kata Sekda Joko Budiyono dalam keterangan tertulis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Magelang, Selasa (26/1/2021).

Selama PPKM jilid dua yang berlangsung 26 Januari hingga 8 Februari 2021 Pemkot Magelang memberikan kelonggaran. Sebab jika mengaca pada awal pandemi pada Maret 2020 lalu, pemkot membuat kebijakan dengan menutup jalan utama masuk ke Kota Magelang.

Kebijakan PPKM, katanya, untuk menekan penularan virus corona jenis baru itu, namun perekonomian masyarakat harus tetap berjalan dengan mematuhi ketentuan.

Baca juga: Beri Kelonggaran PPKM, Walkot Semarang Minta Masyarakat Makin Disiplin

PPKM tahap pertama selama 11-25 Januari 2021, sedangkan tahap kedua selama 26 Januari-8 Februari 2021. Kebijakan ini telah ditegaskan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Magelang Nomor 443.5/24/112 tertanggal 25 Januari 2021, tentang Perpanjangan PPKM Untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 di wilayah Kota Magelang.

Perpanjang PPKM di wilayah ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2/2021 dan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 443.5/0001159 tertanggal 22 Januari 2021 tentang PPKM dan Antisipasi Peningkatan Kasus COVID-19 di Jawa Tengah.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito telah memastikan perpanjangan PPKM saat pencanangan vaksinasi COVID-19 di Pendopo RSUD Tidar, Senin (25/1/2021).

“Saya rapat dengan forkompimda dan memutuskan PPKM diperpanjang dua pekan ke depan, sampai 8 Februari 2021,” ujarnya.

Baca juga: Pemkot Semarang Klaim PPKM Mampu Turunkan Kasus Covid-19

Komentar

Berita Terkait