oleh

Bupati Blora Matangkan Rencana Pembangunan di Kawasan Perbatasan

Blora, Mitrapost.com Bupati Blora yang baru saja dilantik pada Jumat (26/2/2021), Arief Rohman, tengah mematangkan program pembangunan di kawasan perbatasan dengan kabupaten sekitar. Diantaranya adalah pembangunan di daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Ngawi.

Dalam diskusinya bersama Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono pada Sabtu (27/2/2021), Bupati Arief membahas pematangan konsep peningkatan ruas jalan Randublatung – Getas hingga Banjarejo Ngawi dan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko.

Menurutnya kedua rencana pembangunan ini butuh koordinasi dengan pimpinan daerah untuk percepatan. Peningkatan ruas Jl Randublatung – Getas – Banjarejo Ngawi dan Bendung Gerak Karangnongko yang akan membendung Bengawan Solo merupakan usulan proyek strategis nasional yang tertuang dalam Perpres No. 79 Tahun 2019.

“Sehingga kita yang ada di daerah harus mendukung sepenuhnya,” ujar Arief Rohman.

Baca juga: Dindukcapil Blora Bakal Buka Layanan Keliling Jelang Ramadan

Pihaknya juga menambahkan bahwa di kawasan Desa Getas, Kecamatan Kradenan yang berbatasan dengan Banjarejo, Kecamatan Pitu (Ngawi) terdapat KHDTK Getas Ngandong seluas ribuan hektar hutan jati yang dikelola oleh Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta.

Pembukaan akses ke kawasan ini bisa menjadi pusat pengembangan kehutanan untuk percontohan, hutan penelitian, konservasi, hingga perhutanan sosial bersama masyarakat.

Selain itu akses tersebut bisa semakin optimal karena akan ada pembangunan exit tol di Walikukun Ngawi, sehingga akses Blora menuju tol trans Jawa akan lebih dekat melalui Randublatung – Getas – Ngawi.

“Ruas ini juga kita ajukan agar bisa menjadi jalan provinsi agar pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut bisa semakin cepat,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Blora Bangun Bendung Gerak, Penduduk Bakal Direlokasi

Sedangkan Bendung Gerak Karangnongko yang akan membendung Sungai Bengawan Solo di perbatasan Kradenan (Blora) dan Margomulyo (Bojonegoro) juga akan memberikan manfaat untuk Kabupaten Ngawi.

“Tahun 2021 ini Bendung Gerak Karangnongko akan mulai dibangun Pemerintah Pusat, yang nantinya bermanfaat untuk irigasi pertanian dan pemenuhan air bersih di Bojonegoro, Blora dan Ngawi,” terangnya.

Bendung Gerak tersebut nantinya juga bisa menjadi daya tarik wisata serta pemenuhan air bersih wilayah Kradenan, Randublatung dan Jati agar saat musim kemarau tidak kesulitan air bersih lagi.

“Kita dorong agar PDAM bisa masuk kesana. Bismillah, sesarengan mbangun Blora,” bebernya.

Adapun Bupati Ngawi, Ony Anwar menurut Arief siap untuk mendukung dan menyukseskan pembangunan kedua usulan proyek strategis nasional ini.

Alhamdulilah, beliau siap mendukung. Kita akan sama sama berjuang untuk membangun kawasan yang lebih baik,” tutupnya. (*)

Baca juga: Pembangunan Jembatan Bailey Mangkrak, Warga Ambil Untung dengan Aksi Pungli

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa

 

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Berita Terkait