oleh

Hari Keempat Puasa, Harga Kepokmas di Blora Masih Terkendali

Blora, Mitrapost.com Harga rata-rata kebutuhan masyarakat dan barang strategis di pasar daerah Blora terpantau masih terkendala hingga hari keempat bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Hal tersebut bedasarkan pantauan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) pada Jumat (16/4/2021).

BPKAD Pati

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM), Sunaryo, menjelaskan harga rata-rata kepokmas dan barang strategis seperti harga beras masih stabil, yaitu IR 64 kw premium Rp10.000/kg, beras IR 64 kw median Rp9.500/kg.

Harga gula pasir (kristal putih) Rp17.500/kg. Kemudian minyak goreng Bimoli botol Rp15.000/liter, sedangkan minyak goreng curah (tanpa merk) Rp14.000/kg.

Harga daging sapi murni Rp110.000/kg, daging ayam broiler Rp38.000/kg dan daging ayam kampung Rp80.000/kg. Sedangkan harga telur ayam ras Rp25.500/kg dan telur ayam kampung Rp2.500/butir.

Baca juga: Kepokmas Rawan Naik Saat Ramadan, Bupati Semarang Sidak ke Pasar

Selanjutnya harga susu (kental manis) berbagai merk dan ukuran masih berkisar antara Rp13.000 hingga Rp39.000.

Harga jagung pipilan kering Rp10.250/kg. Tepung terigu (merk Bogasari segi tiga biru) Rp8.000/kg.

Kemudian kacang kedelai impor Rp10.250/kg dan lokal Rp9.000/kg. Cabai merah besar biasa Rp25.000/kg dan cabai rawit hijau Rp18.000/kg. Bawang putih Rp24.000/kg dan bawang merah Rp24.000/kg.

Sunaryo mengatakan data tersebut diambil dari Pasar Kabupaten Blora, Bulog, toko modern/swalayan/dll, PT. GMM dan distributor atau agen.

“Stok pangan per tanggal 14 April 2021 untuk ketersediaan beras 72.711,00 ton,” ungkapnya.

Ketersediaan minyak goreng 59 ton. Sedangkan ketersediaan gula pasir 6.809 ton.

Baca juga: Jelang Puasa, Harga Bahan Pokok di Pasar Puri Stabil

Selanjutnya ketersediaan bawang putih 18,00 ton, bawang merah 83,00 ton, daging ayam ras 33 ton, daging sapi 59 ton, cabai besar 1.230,00 ton, cabai rawit 167 ton dan telur 4,280 ton.

Ketersediaan bahan pangan pokok tanaman pangan (beras, jagung, bawang merah, cabai) dihitung berdasarkan progmosa produksi bulanan pada bulan berjalan.

“Kami berharap warga masyarakat di kabupaten Blora agar tidak usah panik berbelanja karena ketersediaan barang kebutuhan pokok sangat stabil dan tersedia sehingga tidak usah memborong atau membeli apapun dalam jumlah besar,” harapnya. (*)

Baca juga: Harga Gabah Anjlok, Harga Ternak di Pasar Pon Blora Terpengaruh

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Komentar

Berita Terkait