oleh

Sejumlah Event Menanti, KONI Pati Kekurangan Dana

Pati, Mitrapost.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati dipastikan mendapat suntikan dana dari Anggaran Murni APBD Pemerintah Kabupaten (Pemkab Pati) senilai Rp3.090.000.000 (Tiga Miliar Sembilan Puluh Juta Rupiah).

Sayangnya, anggaran tersebut diklaim belum cukup digunakan untuk mengcover kebutuhan 46 cabang olahraga (cabor) binaan KONI Pati.

BPKAD Pati

Darsuki selaku Bendahara KONI Pati mengatakan, kurangnya anggaran ini disebabkan oleh KONI akan menjadi tuan rumah di even besar Pra Porprov 2021 dan dan persiapan Porprov 2022. Sebagai tuan rumah agenda ini harus disiapkan matang-matang, sarana prasarana cabor unggulan yang kurang harus ditambal.

Baca juga: Hartopo Berpesan KONI Kudus Berinovasi Optimalkan Bidang Olahraga

“Kalau Venue (lomba)-nya sampai hari ini sudah tahap pembenahan kemungkinan akan ada pembangunan baru untuk cabor senam, dayung tapi dari Pemkab Pati,” Kata Darsuki.

Belum lagi kejuaraan nasional dan daerah tahunan seperti PON dan Kejurda Jateng, tahun ini sudah mulai digenjot kembali.

Kondisi ini menuntut KONI kembali mengajukan anggaran pembinaan tambahan sebesar Rp800 juta pada agenda Perubahan Anggaran APBD Pemkab Pati Tahun 2021.

“Kita dapat dari anggaran Murni 3 miliar Rp90 juta untuk operasional KONI, kegiatan pembinaan prestasi atlet . Lainnya persiapan pra porprov, kekurangannya nanti menggunakan anggaran perubahan. Harus memfasilitasi sejumlah 46 cabor sudah terakomodir dalam anggaran murni ada 36 cabor yang lain baru diajukan di anggaran perubahan sekitar Rp800 juta,” ungkap Darsuki, Bendahara KONI Pati saat diwawancarai di kantornya kemarin.

Baca juga: Tak Perlu Khawatir Menjadi Atlet, KONI Pati Beberkan Benefitnya

Seandainya KONI gagal mendapatkan anggaran tambahan ini, tentu akan mengancam pembinaan atlet dan penyiapan sarana prasarana.

“Semoga saja disetujui. Nanti itu yang melakukan persetujuan dari tim anggaran Pemkab dan dewan (DPRD) nanti baru bisa cair. Intinya kita manut sesuai persetujuan dari pihak itu, misalpun cuma bisa cair Rp 500 juta juga tidak masalah,” terang Darsuki.

Ditanya tentang refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19, Darsuki mengungkapkan untungnya tak ada rasionalisasi anggaran dari Dinporapar Kabupaten Pati (Organisasi Perangkat Daerah yang membawahi KONI Pati).

Alhamdulillah olahraga tidak ada refocusing. Termasuk dana hibah keolahragaan dan anggaran murni tidak ada refocusing,” kata Darsuki.(*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

 

Komentar

Berita Terkait