oleh

PN Rembang Jadikan Podcast Sebagai Terobosan Baru

Rembang, Mitrapost.com– Sebagai sarana pendekatan diri ke masyarakat, Pengadilan Negeri Rembang membuat terobosan baru. Salah satunya adalah alat komunikasi melalui podcast.

Dalam keterangan juru bicara Pengadilan Negeri Rembang, Eri Sutanto. Ia menjelaskan ada sebuah ruangan khusus di lantai dua yang disulap sebagai tempat podcast.

BPKAD Pati

“Podcast ini ide dari ketua pengadilan Anteng Supriyono. Ingin memajukan pengadilan yang lebih modern,” Terangnya

Baca Juga: Zona Oranye, Jumlah Pasien di RSUD Rembang Membludak

Lebih lanjut, Eri mengatakan dibuatnya podcast ini untuk berbagi sejumlah hal tentang Pengadilan Negeri Rembang. Sekaligus sebagai sarana komunikasi bagi masyarakat.

“Mulai dari Petugasnya, keluhan pelayanannya. Kita evaluasi dari petugas. Kita buatkan podcast untuk sharing permasalahan di pengadilan,” Imbuhnya

Selain itu, juga dipergunakan untuk menyampaikan inovasi perkembangan hukum yang baru tetang pengadilan.

Baca Juga: Dinindagkop UKM Rembang Gelar Pelatihan Wirausaha untuk Para Santri

Seperti tanya jawab mengenai aturan baru, atau tata cara memajukan pengadilan lebih baik lagi.

“Lah kita gunakan podcast untuk curhat untuk ngobrol masalah maslah hukum. Mungkin inovasi untuk memajukan pengadilan yang lebih modern lagi,” tambahnya

Nantinya dalam penyebarannya, sejumlah kanal telah di siapkan oleh pihak pengadilan. Mulai dari Youtube, Instragram, hingga Facebook.

Pendekatan ini menurut Eri, mengingat sejumlah pengetahuan masyarakat terkait Pengadilan masih terbatas.

Baca Juga: Dianggarkan Rp1 Miliar, Enam Parpol di Rembang Telah Ajukan Banpol

Baginya, selama ini masyarakat umum masih melihat pengadilan hanya sebatas persidangan, perkara dan keputusan saja.

“Pengadilan itu apa? Pasti mengenai perkara saja. Tapi untuk administrasi nya secara umum secara masyarakat belum semua mengerti,” tambahnya

Selain itu dalam kesempatan tersebut, Eri juga menjelaskan bahwa PN Rembang kini telah menyediakan sarana prasarana untuk para difabel. Mulai dari jalan, toilet hingga kursi menunggu persidangan.

“Ramah difabel, kita sudah siapkan. Akses jalan, tempat duduknya, kita prioritas,” pungkasnya

Baca Juga:

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Mila Candra

Komentar

Berita Terkait