“Dengan begitu kita akan tahu persis perkembangan alumni. Ini juga bisa dijadikan ajang evaluasi. Pertemuan ini juga harus diadakan periodik. Bagaimanapun peran alumni menjadi sangat penting, jadi perlu ada evaluasi, agar kampus, alumni dan dunia kerja bisa lebih mudah di ketahui,”sebutnya.
Menurutnya Unwahas sebagai kampus yang berintelektual dan berkarakter. Dengan karakter Ahlussunnah wal Jama’ ah atau Aswaja, sehingga perannya menjadi penting, karena membedakan dengan alumni lainnya. Dikatakannya kekuatan Aswaja juga akan menjadi kekuatan indeologi di dunia. Ia juga berpesan, bahwa Unwahas juga bertanggungjawab terhadap alumninya. Kemudian Kawah bertanggungjawab terhadap anggotanya.
“Kita jangan sampai abaikan alumni. Kita tetap harus menjadi keluarga besar Unwahas sampai kapanpun juga. Termasuk ada alumni yang meninggal kita harus turut doakan. Kalau ada alumni mendapat kejayaan, tentunya kejayaan kita juga,”pesannya. (*)
Baca juga:
- Joko Susanto Terpilih Menjadi Pemimpin Kawah Jateng
- Lawan Mafia, Lindungi Buruh Migran Indonesia
- Lepas Mahasiswa Magang, Presiden LBH Rupadi: Bisa Tingkatkan Kualitas
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur : Atik Zuliati
Redaksi Mitrapost.com






