oleh

16 Warga Binaan Rutan Rembang Ikut Bimbingan Kerja

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Rembang, Mitrapost.com – Sebanyak 16 warga binaan rumah tahanan (rutan) Rembang mengikuti program Bimbingan Kerja (Bimker). Bimker tersebut merupakan salah satu program pembinaan yang dicanangkan oleh Rutan Kelas IIB Rembang.

Kepala Rutan Rembang, Supriyanto menjelaskan, Bimker merupakan salah satu program inti dalam industri pemasyarakatan. Ia berharap, dengan mengedepankan pendekatan personal, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lambat laun bisa beradaptasi dengan lingkungan baru.

Selain itu, diharapakan para WBP bisa terlibat aktif dalam mengikuti kegiatan Bimker. Karena dengan begitu, sekeluar dari rutan mereka bisa menerapkan keterampilan yang diperoleh dari Bimker untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.

Baca juga: Dua Anggota Terinfeksi Covid-19, Perhutani Rembang Lockdown

Baca Juga :   184 Napi di Lapas Pati Dapat Remisi Kemerdekaan

Supriyanto menyampaikan, para WBP mengikuti kegiatan Bimker dengan sangat antusias. Dan di luar ekspektasinya, ternyata banyak di antara WBP yang sebenarnya terampil dalam berbagai bidang pekerjaan.

“WBP yang belum bisa menerima keadaan kenapa dia dipenjara, perlahan dia mulai bisa beradaptasi, bisa menerima keadaannya dan semangat mengikuti bimbingan,” jelas Supriyanto saat dihubungi oleh Mitrapost.com, Kamis (24/6/2021).

“Ternyata tidak sedikit dari mereka yang memiliki bakat keterampilan, seperti keterampilan mebel, elektro, bangunan, bengkel, dan lainnya,” imbuhnya.

Supriyanto menambahkan, Bimker merupakan kunci utama dalam pengelolaan lembaga pemasyarakatan. Karena Bimker bisa menjadi wadah untuk memaksimalkan keterampilan WBP. Sehingga WBP menjadi terampil dan dapat segera berintegrasi dengan masyarakat setelah melewati masa kurungan nanti.

Baca Juga :   Kunjungi Rembang, Dirjen Perkebunan Tinjau Program Rawat Ratun dan KBD

Dengan berbagai keterampilan yang dimiliki WBP itu, Supriyanto berharap WBP dapat mengekspresikan kreativitas mereka. Keterampilan yang jika diterapkan dengan baik dan tepat, akan membuat mereka bisa kembali diterima di tengah-tengah masyarakat.

“Harapannya setelah keluar nanti mereka dapat menjalani hidup dengan lebih baik. Keterampilan yang didapat berguna untuk mencari nafkah yang halal,” pungkasnya. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar