oleh

Ratusan Karyawan Sempat Terpapar Covid-19, Dua Kelinci Gelar Vaksinasi

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – PT. Dua Kelinci Pati menggelar vaksinasi massal kapada ribuan karyawannya. Hal ini dilakukan dalam rangka memastikan kesehatan dan keselamatan karyawan di masa pandemi Covid-19.

“Yang jelas ini salah satu perusahaan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan karyawan. Selain itu, memastikan produk kami aman dikonsumsi konsumen,” ujar Senior HRD sekaligus Wakil Tim Siaga Covid Dua Kelinci Taufan Rudiyanto kepada Mitrapost.com saat pemantauan vaksinasi, Sabtu (26/6/2021) kemarin.

Taufan mengatakan vaksinasi ini agar karyawannya terlindungi dari virus corona. Terlebih pada pertengahan Juni ini, 652 karyawannya sempat terpapar virus corona. Ia tidak mau hal ini terjadi lagi.

Baca juga: Video : Sayembara Gus Muwafiq, Tolak Vaksin Covid-19 Berhadiah Umroh

Baca Juga :   Sektor Pertanian Menyumbang 70 Persen Pendapatan Ekonomi Rembang

“Ini bagian dari kehadiran perusahaan. Mendorong supaya Indonesia cepat pulih dari pandemi Covid-19 ini dan Indonesia bisa kembali normal,” kata Taufan.

Pihaknya berencana melakukan vaksinasi kapada seluruh karyawan. Namun lantaran ada beberapa hal, vaksinasi ini hanya diikuti kurang dari 4.100 orang.

“Ada berapa yang komorbit itu memang tidak ikutkan dan habis positif sebelum tiga bulan itu tidak ikutkan dan tadi ada yang dites, tensi darahnya tinggi dia tidak ikut. Tatapi dalam kesempatan lain dia bisa ikut,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini, pihaknya menggandeng TNI/Polri. Vaksin yang berjenis Sinovac merupakan vaksin dari program pemerintah. Sedangkan tenaga kesehatan yang bertugas dari puskemas.

Baca Juga :   Dampak Larangan Mudik, Pengusaha Angkutan Penumpang Rugi

“Saya lihat ada program 1 juta vaksinasi setiap harinya dari pemerintah, saya akan mencoba kerja sama dengan teman-teman TNI Polri. Untuk karyawan yang belum ikut akan kami ikutkan. Nantinya untuk masuk ke pabrik dia harus mempunyai sertifikat vaksin,” tandasnya. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar