oleh

Dispendik Probolinggo Gelar Workshop Penyusunan Mulok Bahasa Jawa dan Madura

Probolinggo, Mitrapost.com – Dinas Pendidikan (Dispendik) kabupaten Probolinggo menggelar workshop penyusunan muatan lokal (mulok) Bahasa Jawa dan Bahasa Madura. Workshop ini digelar selama tiga hari, yaitu mulai hari Senin hingga kamis (18-21/10/2021).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 120 guru kelas di lokasi yang berbeda, dengan masing- masing lokasi terdiri dari 60 guru.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Workshop untuk mulok Bahasa Jawa dilaksanakan di SDN Dringu Kecamatan Dringu dan mulok Bahasa Madura dilaksanakan di SDN Jabungsisir 1 Kecamatan Paiton.

Selama kegiatan berlangsung, para guru mendapatkan materi tentang kebijakan Dispendik tentang mulok Kabupaten Probolinggo dari Kasi Kurikulum dan Penilaian Sekolah Dasar Dispendik Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati, penyusunan KI dan KD dari ketua tim kegiatan HA Fathurrosi serta perangkat pembelajaran dari narasumber Masyuri dan penyusunan modul mengajar dari narasumber Maryadi.

Baca Juga :   Tak dapat Restu Keluarga Almarhum Pacar, PRT Buang Bayi di Bak Sampah

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian Sekolah Dasar Like Lidyawati mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar guru dapat mengembangkan ide kreatif dan memasukkan bagian dari budaya ,kultur masing-masing daerah di Kabupaten Probolinggo supaya tidak punah dan tetap eksis.

Dengan begitu, diharapkan sekolah mampu untuk memberdayakan para guru dan tetap membudayakan Bahasa ibu.

“Harapannya sekolah mampu memberdayakan guru agar mengembangkan dan tetap membudayakan bahasa ibu yang sudah kental dengan siswa kita agar tidak punah. Mengingat uniknya bahasa daerah yang sudah menjadi ciri khas baik logat, dialeg dan cara bertutur yang santun,” katanya.

Menurut Like, guru harus mampu dan mau mengimplementasikan mulok ini dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) minimal 2 Jam Pembelajaran (JP) dalam seminggu. “Sekarang guru-guru berlatih menyusun bahan ajar dan modul pembelarannya yang tujuannya mampu menjadi seperangkat mengajar khusus pada Bahasa Jawa dan Bahasa Madura Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :   Main di Sungai Tajum, Bocah 13 Tahun Ditemukan Meninggal

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait