Pati, Mitrapost.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pati pada hari ini Senin, (10/10/2022) telah menyalurkan sebanyak 101 pemohon sertifikat tanah melalui program PTSL kepada Warga Desa Tambaharjo Kecamatan Pati.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tambaharjo tersebut, disambut dengan sangat antusias dan penuh perasaan gembira oleh para pemohon yang telah menunggu setidaknya selama 8 bulan penantian.
“Untuk hari ini ya mas, kita total serahkan itu ada 101 sertifikat yang sudah jadi. Ternyata Alhamdulillah sambutan dari masyarakat sangat baik ya mas, dan bersyukur dengan PTSL ini akhirnya mereka bisa memiliki sertifikat tanah,” ungkap Petugas Pelaksana PTSL dari BPN Pati, Fahmi saat diwawancarai oleh tim Mitrapost.com selesai acara pembagian.
Sementara dalam waktu yang hampir bersamaan, melalui Kepala Desa Tambaharjo, Sugiyono mengungkapkan bahwa pemberian sertifikat PTSL tersebut belum mencapai keseluruhan dari total kuota yang diberikan bagi warga Desa Tambaharjo.
Pihaknya mengungkapkan bahwa setidaknya terdengar sebanyak 1.131 kuota pemohon yang telah mengajukan dokumen pembuatan sertifikat dalam program PTSL tersebut.
Menurutnya, jadwal penyerahan akan ditentukan oleh pihak BPN. Ia hanya berusaha untuk memfasilitasi sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dengan biaya sebesar Rp 400.000
“Oh iya memang benar, untuk total itu ada 1.131 pemohon, luar biasa ternyata antusiasnya. Untuk biaya sudah kami sesuaikan dengan peraturan yakni 400 ribu. Bisa dikroscek nanti mas,” ungkap Sang Kades.
Menurut pernyataan dari salah satu warga bernama Zunaedi, mengungkapkan bahwa dengan adanya PTSL pihaknya merasa sangat terbantu.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah desa dan panitia penyelenggara, karena telah membuka PTSL di Desa Tambaharjo dengan biaya yang sangat murah.
“Program PTSL yang dikeluarka pemerintah sangat membantu kepada masyarakat karena murah meriah hanya 400 ribu untuk satu sertifikat, coba bayangkan kalau mensertifkatkan sendiri masih 5-6 juta,” pungkasnya. (*)





