Pati, Mitrapost.com – Pembangunan jembatan Juwana yang masih berlangsung hingga kini, disinyalir menjadi penyebab kemacetan yang sering kali terjadi di wilayah tersebut.
Hal ini pun lantas mendapatkan sorotan dari Suriyanto, anggota Komisi B DPRD kabupaten Pati. Ia menilai bahwa dengan adanya pembangunan jembatan ini, maka akan berimbas dan menyebabkan sejumlah permasalahan, salah satunya yaitu kemacetan jalan.
“Jembatan, terkena semuanya permasalahan pasti ada asalnya,” ujar Suriyanto.
Sehingga ia mengimbau kepada para pengguna jalan yang melewati jalur tersebut, untuk tetap sabar selama proses pembangunan berlangsung.
“Membawa dampak negatif harus sabar dan tawakal,” tambahnya.
Sebagai informasi, pemerintah kabupaten Pati juga telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang dapat dilalui selama masa perbaikan berlangsung.
Berdasarkan keterangan dari Kaur Bin Ops Satlantas Polres Pati Ipda Muslimin mengatakan bahwa pengerjaan jembatan Juwana ini berlangsung selama sembilan bulan, atau ditargetkan selesai pada bulan Maret 2023.
“Kita sudah melakukan berbagai upaya rekayasa lalu lintas disana mas, agar kemacetan tidak terjadi, karena waktu pengerjaannya sangat lama sekitar 9 bulan, ” ucap Ipda Muslimin saat ditemui dalam tugasnya.
Lamanya estimasi pengerjaan tersebut, menurut pemaparan Ipda Muslimin, dikarenakan ada dua pekerjaan yang dilakukan secara langsung yang pertama adalah pembongkaran Jembatan lama di Juwana, yang kedua ada pengerjaan renovasi ruas jalan pantura, antara Pati dan Rembang atau tepatnya di daerah batangan Kecamatan Juwana Kabupaten Pati.
“Imbasnya pasti mas, ada perlambatan di arah jalur Pantura Juwana Rembang,” jelasnya singkat. (*)
Redaksi Mitrapost.com




