IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.383, Ini 5 Saham Potensial untuk Scalping

Mitrapost.comIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,29 persen ke level 6.383 pada pembukaan perdagangan Selasa (11/8/2026).

IHSG masih di fase cukup krusial usai ditutup melemah. Meski begitu, kondisi ini tetap membuka peluang untuk trader harian dan memanfaatkan momentum pada saham dengan likuiditas tinggi, volume besar, dan price action aktif.

Berikut ini 5 saham potensial untuk scalping Selasa, 11 Agustus 2026.

  1. TPIA — PT Chandra Asri Pacific Tbk

Saham ini memiliki likuiditas dan kapitalisasi besar sehingga relatif mudah untuk entry-exit cepat. Pada perdagangan 10 Agustus, TPIA menjadi salah satu saham dengan pembelian terbesar oleh Stockbit Sekuritas, sekitar Rp79,1 miliar.

Hal tersebut dapat menjadi indikator bahwa saham sedang mendapat perhatian pelaku pasar dan berpotensi menciptakan momentum intraday. Menarik untuk scalping berbasis volume dan momentum.

  1. BMRI — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Saham ini merupakan saham perbankan dengan likuiditas tinggi dan menjadi salah satu penggerak utama IHSG. Karakter tersebut membuat BMRI menarik untuk strategi buy on weakness, rebound, maupun breakout intraday.

Sehingga cocok untuk scalper yang mengutamakan likuiditas dan price action.

  1. BBRI — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Saham ini termasuk saham paling likuid di BEI, sehingga cocok untuk strategi masuk-keluar cepat. Aktivitas foreign flow dan sentimen sektor perbankan dapat menjadi katalis pergerakan intraday. Sehingga menarik untuk scalping berbasis volume dan momentum bank.

  1. TLKM — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

Saham ini memiliki likuiditas tinggi dan merupakan salah satu saham utama sektor telekomunikasi. Posisi tersebut menunjukkan TLKM sedang mendapat perhatian pelaku pasar dan dapat memberikan peluang rebound jika tekanan jual mereda. Sehingga cocok untuk scalper yang mencari saham likuid dengan volatilitas moderat.

  1. ISAT — PT Indosat Tbk

Saham ini memiliki aktivitas perdagangan yang cukup aktif dan sensitif terhadap sentimen sektor telekomunikasi.

ISAT juga sebelumnya menunjukkan momentum positif. Saham ini menarik untuk strategi momentum dan continuation apabila volume tetap kuat. (*)

 

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati