Mitrapost.com – Apa kamu sedang menjalani program diet? Banyak perubahan yang terjadi yang mungkin kamu rasakan ketika sedang berdiet. Salah satu dari kalian mungkin pernah mengalami susah buang air besar. Padahal, proses tersebut penting untuk membuang racun dari dalam tubuh yang nantinya bisa membantu kelancaran diet.
Berikut ini beberapa penyebab yang memicu susah buang air besar saat menjalani diet, melansir cnnindonesia.com Sabtu (5/9/2020).
Baca juga: Tips Merawat Rambut Agar Terhindar Dari Kerusakan Bercabang
- Diet yang kamu jalani terlalu rendah lemak
Hingga saat ini, masih banyak orang yang beranggapan bahwa mengonsumsi lemak dapat membuat program diet gagal. Padahal, tidak semua lemak itu buruk, dan lemak punya peran penting dalam merangsang pergerakan di usus besar. Proses tersebut sangat diperlukan untuk mendorong usus untuk kamu bisa BAB secara teratur.
Menurut sebuah penelitian yang ada dalam “Journal of Neurogastroenterology and Motility” tahun 2015, asupan lemak jenuh yang tinggi memang bisa bikin kita jadi susah BAB. Sebaliknya, asupan lemak tak jenuh sangat baik untuk pencernaan.
- Kamu kekurangan serat
Beberapa program diet menyarankan untuk tidak mengonsumsi jenis buah, sayuran, dan biji-bijian tertentu. Padahal, menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal “Pediatric Gastroenterology Hepatology & Nutrion” tahun 2014, makanan kaya yang serat sangat baik untuk pencernaan.
Baca juga: Tips Memotong Bawang Agar Peroleh Manfaat yang Maksimal
Konsumsi serat yang cukup dapat meningkatkan massa feses, mempercepat transit di usus besar, dan memiliki jumlah air yang besar. Semuanya ini sangat baik untuk meningkatkan konsistensi dan jumlah tinja.
- Kandungan air dalam tubuh terlalu rendah
Menurut sebuah studi dalam jurnal “European Journal of Nutrition” tahun 2015, mengonsumsi air mineral alam yang kaya akan mangnesium sulfat dan natrium sulfat dapat meningkatkan frekuensi buang air besar. Oleh karena itu, kita harus selalu minum cukup air!
Baca juga: Tips Agar Tidur Lebih Berkualitas
Minum cukup air adalah kunci untuk melancarkan pencernaan. Meski kamu sudah makan makanan yang tinggi serat tapi tidak dibarengi dengan asupan air yang cukup, itu tak ada gunanya. Serat akan efektif bila dibarengi dengan jumlah cairan yang cukup. Jadi, pastikan untuk minum air setidaknya 8 gelas per hari, ya!
- Olahraga
Kunci penting untuk mendapatkan berat badan ideal adalah dengan olahraga. Ingat, diet tanpa dibarengi olahraga hasilnya tidak akan optimal.
Menurut sebuah penelitian dalam “Scandinavian Journal of Gastroenterology” tahun 2019, olahraga dapat melancarkan pencernaan. Bahkan, olahraga juga bisa menjadi pilihan bagi orang-orang yang mengalami sembelit atau konstipasi. Meski penelitian ini masih perlu diteliti lebih lanjut, tetapi sudah banyak penelitian yang membuktikan efektivitas olahraga dalam menurunkan berat badan secara sehat.
Baca juga: Waspada! 5 Dampak Buruk Kesehatan Akibat Makan Terburu-buru
- Stres berlebihan
Mungkin inilah yang diam-diam membuat dietmu tak kunjung membuahkan hasil. Siapa bilang stres tidak dapat menghambat pencernaan seseorang?
Menurut sebuah studi yang ada di dalam jurnal “Expert Review of Gastroenterology & Hepatology” tahun 2014, stres dapat menyebabkan disfungsi pada usus. Oleh karena itu, penting sekali memilih program diet yang sesuai dengan kebutuhanmu dan tidak membuat dirimu menjadi stres.
Baca juga:
- 5 Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Untuk Sarapan
- Konsumsi Cuka Apel Bisa Bantu Atasi Masalah Pencernaan
- Obat Pencahar Alami, Konsumsi Makanan Ini Mampu Atasi Konstipasi
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter
Redaktur: Atik Zuliati
Redaksi Mitrapost.com






