oleh

Google Terapkan Aturan Baru di Play Store Guna Depak Aplikasi Penguntit

Mitrapost.com – Kini Google membuat kebijakan baru untuk aplikasi yang ada di Google Play Store. Aturan tersebut untuk meminimalisir aplikasi stalkerware alias penguntit.

Stalkerware merupakan aplikasi yang biasanya digunakan untuk memata-matai pasangan ataupun orang lain. Aplikasi seperti ini dapat mengirimkan data seseorang seperti lokasi, pesan, panggian, dan hal lain ke perangkat yang digunakan untuk mengawasi korban.

Baca juga: 5 Inovasi Teknologi yang Bisa Kamu Gunakan Agar Tetap Sehat Selama PSBB

Untuk itu, semua aplikasi yang melacak pengguna dan mengirim data tersebut ke perangkat lain, harus menyertakan pemberitahuan dan persetujuan yang memadai. Artinya, dengan kebijakan baru ini memungkinkan aplikasi yang melacak pengguna wajib menampilkan pemberitahuan terus menerus bahwa tindakan pengguna sedang dipantau oleh aplikasi. Tak hanya itu, aplikasi juga harus mendapat persetujuan dari pengguna untuk melakukan ativitas tersebut.

Aplikasi harus meminta izin kepada pengguna saat ingin mengakses fitur tertentu pada ponsel seperti kamera, mikrofon, dan data lokasi. Kebijakan ini akan berlaku mulai 1 Oktober 2020 mendatang. Jika ada aplikasi yang tak mematuhi aturan ini, Google tak segan untuk menendang aplikasi tersebut dari Play Store.

Baca juga: Bisa Nonton Bareng, Facebook Usung Fitur Watch Together

Aplikasi stalkerware ini memiliki kemiripan dengan spyware. Kedua aplikasi dapat enyelinap ke dalam perangkat dan mencuri data-data milik pengguna. Bedanya spyware digunakan untuk mencuri informasi sensitif. Sementara itu, stalkerware umumnya digunakan olehorang-orang yang ingin menguntit pasangannya.

Tak hanya itu, aplikasi stalkerware juga melacak dan mengintip informasi sensitif dari ponsel pengguna, seperti data lokasi, isi SMS, dan riwayat panggilan.

Baca juga: Terbesar Mengunduh Aplikasi TikTok dari Indonesia

Aplikasi spyware memiliki kemampuan untuk menyamar menjadi aplikasi ertentu agar tidak terdeteksi dan bisa mencuri informasi secara diam-diam.

Berbeda dengan stalkerware, begitu terpasang, secara otomatis aplikasi akan menyembunyikan aktivitas mata-matanya dari pandangan pengguna. Parahnya, pengguna bisa dibuat tidak tahu apabila aplikasi sedang beroperasi.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

 

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Berita Terkait