oleh

Memaksimalkan E-Retribusi Dapat Meminimalisir Kebocoran Pendapatan Daerah

Pati, Mitrapost.com – Jika pandemi belum berakhir hingga tahun depan, diproyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pati akan terus turun.

Ketua Fraksi NKRI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Narso berharap penurunan PAD tidak akan signifikan.

Narso berpandangan, jika peran E-Retribusi (pemungutan retribusi secara elektronik) diterapkan maksimal, kebocoran penerimaan PAD dapat dikurangi. Lebih-lebih juga mengurangi penyimpangan atau kebocoran pembayaran yang dilakukan oleh oknum.

“Kita juga berharap bisa mencegah terjadinya kebocoran (PAD). Artinya biar PAD turun tapi cuma sedikit, dengan menerapkan E-Retribusi untuk meminimalisir kebocoran. Agar kita bisa bertahan di masa pandemi dan untuk pembangunan Kabupaten Pati kita tercinta ini,” kata Narso, Selasa (29/9/2020).

Baca juga : Dewan Sarankan Pengadaan Sarana Elektronik untuk Amankan Pemasukan Kas Daerah

Selain itu E-Retribusi juga bisa menekan biaya operasioanal, pasalnya tidak membutuhkan lagi petugas pemungut Retribusi, mengurangi biaya bahan baku seperti karcis dan semacamnya yang bersifat fisik.

Perlu diketahui, di Jawa Tengah sistem E-Retribusi mulai dikenalkan pada tahun 2016. Di Pati sendiri telah ada 4 aplikasi penerima Retribusi Daerah, yakni Satrio Pasar (untuk Retribusi Pasar), Simpatik (untuk Retribusi Rusunawa, Menara Telekomunikasi dan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah), Sipipa (untuk tempat pelelangan ikan) dan Spion (untuk pengujian kendaraan bermotor). (Adv/MA/DF/SHT)

Baca juga : 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur : Dwifa

Tentang Penulis: Moh. Anwar

Gambar Gravatar
Wartawan Area Kabupaten Pati

Berita Terkait