Pati, Mitrapost.com – Serangan pandemi Covid-19 membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pati mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Melalui rapat evaluasi PAD pada triwulan ke-III tahun 2020, diketahui pendapatan pajak huburan turun drastis.
Baca juga: Dewan Pati: Pengendara Melebihi Beban Muatan Sebab Pendeknya Umur Jalan
Pajak hiburan hanya mampu memperoleh presentase 67,60% dari capaian 75% yang ditargetkan di triwulan ketiga. Jika dirupiahkan, pajak hiburan hanya mencapai Rp 270,419,822 dari target Rp 400 juta.
Menanggapi hal tersebut, salah satu anggota DPRD Pati, Noto Subiyanto menilai penurunan PAD Pati akibat pandemi Covid-19 yang tak berkesudahan. Adanya pandemi ini melumpuhkan beberapa sektor ekonomi hingga berakibat pendapatan merosot.
Baca juga: Dewan Apresiasi Perbaikan Dua Jalan Utama di Pati
“Penurunan PAD karena banyak faktor, salah satunya Pandemi Covid-19 yang masih belum reda. operasional beberapa sektor ekonomi juga masih dibatasi, salah satunya bioskop,” ujar salah satu dewan fraksi PDI Perjuangan kepada Mitrapost.com, Senin (19/10/2020).
Anjloknya pendapatan pajak hiburan lantaran Bioskop New Star Cinemaplex Ultima Pati masih ditangguhkan operasionalnya hingga saat ini demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Baca juga: Serapan Anggaran Rendah, Dewan Pati: Perlu Skala Prioritas
“Namun Pemkab Pati harus memiliki cara untuk mendapatkan PAD sektor lain,” pungkasnya.
Berdasarkan pada evaluasi Triwulan ke-III tahun 2020. Selain dari pajak hiburan, 10 sumber pajak lainnya sudah mampu mencapai target pendapatan yang dicanangkan. (Adv/AZ/SHT)
Baca juga:
- Dewan Pati Usulkan Metode Ini untuk Pacu Kualitas ASN dalam Melayani Masyarakat
- Dewan Pati Minta Pemda Prioritaskan Sektor Pertanian dan Perikanan
- Dewan Ajukan Penyediaan Ruang Rawat Inap di Puskesmas Gunungwungkal dalam RAPBD 2021
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Redaksi Mitrapost.com



