oleh

Mengalir Hingga Pemukiman, Warga Keluhkan Limbah RS KSH

Pati, Mitrapost.com – Warga RT 004 / RW 006 Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo mengeluhkan limbah cairan yang diduga berasal dari  instalasi pengolahan air limbah (IPAL) rumah sakit Keluarga Sehat (RS KSH). Pasalnya, limbah tersebut meluber menggenangi tanah warga hingga mencemari sumber mata air di sekitar lokasi.

Menurut salah seorang warga setempat, Suparno mengungkap kejadian ini sudah berlangsung cukup lama. Wargapun sudah sering menyampaikan keluhan ke pihak rumah sakit namun tidak ada tanggapan.

Baca juga: Dinkes Pati Jawab Isu Rumah Sakit Covidkan Jenazah Pasien

Selain air limbah, warga juga megeluhkan soal polusi asap dari hasil pembakaran sampah medis yang berasal dari incinerator milik RS KSH.

“Masalah ini sudah berlangsung lama sekali, sudah ada 12 tahun lebih. Warga sudah sering komplain tapi tidak ada tindakan dari rumah sakit untuk menanggapi keluhan kami,” kata Suparno yang juga Ketua RT wilayah setempat.

Suparno menambahkan, karena takut terkena dampak dari limbah itu, dirinya terpaksa harus mengambil air dari tempat lain karena air di sumurnya tidak lagi bisa digunakan apalagi untuk dikonsumsi.

Baca juga: Perselingkuhan Berujung Maut, Pelaku Pembunuhan di Kamar Hotel Diringkus Polres Kudus

“Kalau untuk masak dan mencuci makanan saya mengambil air dari tempat lain. Air di sumur cuma buat mencuci baju saja, itupun airnya aneh karena deterjen tidak bisa berbusa banyak, mungkin karena efek dari limbah itu,” keluh Suparno.

Sementara untuk polusi asap pembakaran sampah medis, lanjut Suparno, juga sangat mengganggu warga, terlebih saat mesin incinerator beroperasi selalu mengeluarkan asap hitam pekat dari cerobong pembakaran.

Baca juga: Dewan Pati Berharap Akreditasi RSUD Diimbangi Kualitas Pelayanan

“Baunya sangat menyengat seperti bau bahan kimia dibakar, sangat mengganggu sekali,” kata Suparno.

Atas permasalahan ini warga berharap ada perhatian dari pihak RS KSH untuk mengatasi keluhan warga. Karena warga yang tinggal di sekitar lokasi sangat tidak nyaman dengan limbah yang ditimbulkan.

Sayangnya, hingga saat ini pihak manajemen RS KSH belum memberikan tanggapan terkait masalah tersebut. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Berita Terkait