oleh

Alami Gangguan Penciuman, 156 Penghuni Ponpes Al-Mutawally Reaktif Covid-19

Kuningan, Mitrapost.com Jelang pendistribusian vaksin Covid-19, kasus di Jawa Barat justru bertambah kasus. Ada 156 santri di Pondok Pesantren Al-Mutawally Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan reaktif Covid-19 setelah menjalani rapid test massal.

Didin Nurulrosidin Direktur Ponpes Al-Mutawally mengatakan dari 443 orang yang mengikuti rapid test massal pada Jumat (20/11/2020) pekan lalu, 156 diantaranya dinyatakan reaktif.

“Jumat kemarin dilakukan rapid test massal ada 443 orang baik itu santri maupun tenaga pengajar. Dari 443 yang mengikuti rapid, 156 reaktif terdiri dari 4 tenaga pengajar dan 152 santri yang 47 diantaranya santri laki-laki dan 105 santri perempuan,” kata Didin, Senin (23/11/2020).

Didin menjelaskan awal mula kasus ini diketahui saat ada 47 orang santri yang mengalami gangguan penciuman dan demam.

“Awalnya pada kegiatan Hari Kesehatan Nasional kemarin ada 125 orang yang di-rapid test dan semuanya non reaktif. Tapi beberapa hari kemudian ada beberapa santri yang indera penciumannya terganggu,” ungkap Didin.

Baca juga: Pemkab Catat Ada 7 Klaster Covid-19 di Pati

“Kemudian ada beberapa anak yang mengalami demam dari tadinya 10 orang jadi 47 orang yang demam maka kita kordinasi dengan Satgas Covid-19 Kuningan,” lanjutnya.

Ia mengatakan dari 156 santrinya yang reaktif sudah melakukan swab test dan masih menunggu hasinya keluar.

Sementara untuk santri yang non reaktif, lanjut Didin, saat ini telah dipulangkan ke daerah asal. Sementara yang reaktif masih diisolasi di Ponpes Al-Mutawally.

“Kondisi 156 orang itu sudah membaik, kemarin dicek suhunya 36 derajat. Tiap pagi mereka juga harus olahraga dan dibuat senang oleh tim kesehatan karena memang kebanyakan tidak ada gejala,” pungkasnya. (fp)

Baca juga: 

 

Artikel ini telah tayang di Detik.com dengan judul ‘156 Orang di Ponpes Al-Mutawally Kuningan Reaktif COVID-19‘.

Komentar

Berita Terkait