Pati, Mitrapost.com – Pemerintah berencana memberikan subsidi pembelian kendaraan listrik tahun depan. Hal tersebut dilakukan demi mendorong daya beli masyarakat untuk memiliki mobil dan motor listrik.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan, saat ini pemerintah tengah menyelesaikan skema subsidi sebesar Rp6,5 juta per pembelian sepeda motor listrik. Skema subsidi serupa juga sedang disiapkan untuk pembelian mobil listrik.
Dengan adanya rencana tersebut, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, M Nur Sukarno mendukung rencana tersebut. Sebab, Pengalihan energi fosil ke energi baru terbarukan merupakan keniscayaan.
“Hal ini merupakan langkah maju dan terobosan yang perlu diapresiasi. karena energi fosil (termasuk BBM) semakin berkurang dan hasil pembakarannya menimbulkan polusi,” ucapnya.
Menurutnya, konversi sepeda motor dari energi BBM ke Listrik merupakan langkah antisipatif sebelum energi fosil mengalami kelangkaan. Konversi tersebut, diharapkan lebih efektif dan efisien.
“Perlu diketahui, Indonesia mempunyai bahan baku pendukung untuk pembuatan battery,” kata politisi Partai Golongan Karya (Golkar) belum lama ini.
Ia menambahkan, teknologi untuk menuju sepeda motor berenergi listrik harus dipersiapkan sarana pendukung termasuk semacam POM Bensin (charge listrik yg cepat dan harganya terjangkau oleh masyarakat).
“Suku cadang motor listrik juga perlu di antisipasi supaya mudah di dapatkan dengan harga terjangkau. Karena sumber energi dari listrik perlu juga PLN harus menyiapkan diri kaitan dengan pasokan Listriknya dan harganya jangan dinaikan pd saat konversi sdh berjalan, semua unsur pendukung harus benar benar di persiapkan,” paparnya. (adv)

Wartawan Mitrapost.com





