oleh

5 Ide Usaha Ini Bisa Kamu Coba di Tengah Krisis Pandemi

Mitrapost.com – Pandemi bukan hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun juga memiliki dampak di sektor ekonomi. Bagaimana tidak, banyak orang yang kehilangan pendapatan hingga pekerjaan. Ada yang terkena pemotongan gaji hingga dirumahkan.

Mengutip Kumparan.com, pertengahan April lalu, Kemnaker menyebut ada 2,8 juta pekerja di-PHK. Sementara akhir Mei, Kadin mencatat, total ada 6 juta pekerja yang kena PHK maupun dirumahkan. Jumlah tersebut tentu semakin meningkat, mengingat vaksin virus corona belum didistribusikan secara luas dan masih dalam tahap percobaan.

Baca juga: 6 Cara yang Perlu Kamu Lakukan Untuk Memulai Karir Sebagai Reseller

Menanti kondisi kembali normal, masyarakat harus tetap bertahan dan pintar-pintar memutar otak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tak ayal jika banyak orang mencoba memulai peluang usaha.

Membuka usaha di tengah krisis pandemi bukanlah hal yang mudah. Mahalnya bahan baku, hingga lemahnya daya beli masyarakat menjadi tantangan tersediri saat berbisnis di tengah pendemi.

Baca juga: Akan Kena PPN 10%, Shopee Pastikan Harga Barang Tidak Naik

Berikut ini beberapaa ide bisnis yang dapat kamu lakukan di saat pandemi seperti sekarang ini, melansir Kumparan.

  1. Thrift Shop

Istilah thrifting mungkin terdengar tidak asing bagi pengguna sosial media. Biasanya, thrift diidentikan dengan barang-barang bekas, tapi hal tersebut tidaklah tepat. Merujuk pada kamus urban, thrifting diartikan sebagai kegiatan berbelanja demi mendapatkan harga barang yang lebih murah dan barang yang tidak biasa seperti selera pasar saat ini.

Baca juga: Peneliti Mewujudkan Game Boy Tanpa Baterai

Di Indonesia sendiri jenis thrifting yang paling diminati adalah fashion thrift. Nah, kamu bisa memanfaatkan peluang bisnis ini untuk menjual pakaian vintage atau pakaian yang tidak seperti selera pasar yang lagi ramai.

  1. Bisnis frozen food

Konsumsi produk kuliner rumahan seperti frozen food (makanan beku) mengalami peningkatan di saat pandemi. Masyarakat lebih senang memasak sendiri makanan di rumah, tetapi tidak ingin repot, sehingga frozen food menjadi pilihan.

Baca juga: Pembayaran Elektronik Aman, GoPay Luncurkan Fitur Biometrik

Ada berbagai macam bentuk dan jenis frozen food. Mulai dari sayuran, buah-buahan, daging, ikan, seafood, hingga aneka camilan. Kamu bisa mencoba peluang bisnis ini. Mencari menu baru frozen food atau menjadi reseller.

  1. Jual pulsa online

Jual pulsa dan kuota secara online menjadi salah satu pilihan usaha sederhana anti ribet. Apalagi di tengah pandemi seperti ini, permintaan pulsa hingga paket internet cenderung mengalami peningkatan dan dapat menjadi prospek bisnis yang menjanjikan.

Baca juga: Tak Hanya Tiktok, Trump Bidik Perusahaan Chip Terbesar di China

Hampir sebagian masyarakat memerlukan dua hal tersebut — pulsa dan paket data — untuk memudahkan kegiatan sehari-hari, seperti work from home dan belajar online yang membutuhkan kuota internet. Kamu juga tak perlu banyak modal, cukup dengan menggunakan smartphone kamu.

  1. Bisnis minuman kekinian

Selain frozen food, bisnis minuman kekinian juga layak dipertimbangkan. Di Indonesia sendiri, bisnis minuman kekinian punya popularitas tinggi. Contohnya, minuman boba, bubble tea, cheese tea, es kopi, cokelat, hingga jus dengan tampilannya yang kian menarik dari hari ke hari. Selain itu, tak sedikit pengusaha minuman kekinian akhirnya membuka gerai usahanya di beberapa titik kota.

Baca juga: WHO Peringatkan Pandemi Baru, Bagaimana Saran Ahli?

Usaha ini dianggap cukup menjanjikan, jika kamu punya produk minuman yang berbeda dengan lainnya. Karenanya sebelum membuka usaha ini pastikan minuman yang kamu jual menarik, berbeda, dan punya kemasan yang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

  1. Masker kain

Adanya pandemi membuat siapa saja yang bepergian di luar rumah harus mengenakan masker guna mencegah penularan virus corona. Apalagi saat ini pemerintah sudah memberlakukan sanksi atau denda jika ada yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar.

Baca juga: Pakai Konsep Hybrid, Borobudur Marathon Digelar November Mendatang

Kondisi ini membuat masker menjadi kebutuhan primer. Nah, kamu bisa memanfaatkan situasi ini untuk bisnis masker kain. Tapi pastikan masker yang kamu buat sudah sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni harus memiliki tiga lapisan. Lapisan dalam terbuat dari material yang mudah menyerap, lapisan tengah bertindak sebagai filter, dan lapisan luar terbuat dari bahan yang tidak mudah menyerap seperti polyester.

Nah, kalau kamu minat melakukan usaha apa untuk menambah penghasilan kamu di tengah wabah pandemi ini?

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebookinstagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed