oleh

Pesepakbola Ricky Yacobi Tutup Usia, Kenali Tanda-tanda Serangan Jantung

Mitrapost.com – Indonesia kembali kehilangan pesepakbola legendaris. Ricky Yacobi wafat ketika bermain sepakbola, Sabtu (21/11/2020) pagi WIB.

Ricky meninggal dunia diduga akibat serangan jantung yang ia alami saat bermain sepakbola untuk ajang dengan tajuk Trofeo Medan Selection di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta Pusat.

Baca juga: Hari Jantung Sedunia, Jaga Kesehatan Jantung dengan Konsumsi Makanan Berikut Ini

Ricky sempat mencetak gol dan melakukan selebrasi sebelum terjatuh hingga tak sadarkan diri.

Sebelum ia menghembuskan napas terakhir, Ia sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Baca juga: Terlalu Lama Tidur Bisa Sebabkan Sakit Kepala Hingga Penyakit Jantung

Kasus maca mini, bukan kali pertama terjadi di kalangan atlet. Bahkan beberapa atlet juga dikabarkan sengalami hal serupa saat melakukan olahraga.

Antisipasi risiko kematian mendadak bisa dilakukan dengan mengenali tanda-tanda serangan jantung saat olahraga. Berikut di antaranya:

  1. Jantung berdebar-debar

Tubuh terasa panas tidak selalu menjadi tanda serangan jantung saat melakukan olahraga. Praktisi kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Jack Pradono Handojo, MHA, menyebut tandanya bisa jadi jantung berdebar-debar hebat dengan frekuensi denyut nadi di atas 160 bpm (beat per minute).

Baca juga: Waspada, Orang Nyinyir Rentan Kena Serangan Jantung

  1. Sulit mengatur napas

Saat kita sudah mulai merasa sesak atau napas sudah terengah-engah dan sulit untuk lari sambil bicara, maka itu tandanya kita harus mengurangi power.

  1. Merasa mual dan mata berkunang-kunang

Jika telah mengalami mual dan pusing, maka kamu sudah harus berhenti. Memaksakan diri saat berolahraga pada tahap ini bisa berakibat fatal. Saat kepala terasa pusing dan pandangan berkunang-kunang, seorang pelari mesti berhenti sejenak karena dikhawatirkan akan pingsan.

Baca juga: Terlalu Banyak Asupan Garam Berdampak Pada Jantung Hingga Sulit Tidur

  1. Pingsan atau blackout

Dekan FKUI Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mengatakan saat oksigen di otak sudah mulai menipis, orang akan pingsan. Meski demikian, di titik itu dia belum meninggal dunia.

  1. Jantung berhenti bekerja

Orang yang berlari atau saat berolahraga biasanya akan mengecek kesehatannya terlebih dahulu. Jika memiliki gangguan jantung, saat melakukan exercise akhirnya memaksa jantung bekerja keras. Dalam waktu singkat terjadi henti jantung.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait