oleh

Gara-gara Ditagih Utang, Pemuda Ini Aniaya Lansia

Lamongan, Mitrapost.com Gara-gara masalah utang RS (23) yang merupakan warga Kecamatan Sekaran, Lamongan menganiaya tetangganya, Karmolan (74).  Akibatnya korban tewas saat mendapat perawatan medis di rumah sakit.

Dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, RS menjelaskan tindakannya itu lantaran kesal ketika korban melempari rumahnya dengan batu untuk menagih utang. Saat itu pelaku sedang tidur karena insiden itu terjadi pada dini hari, Sabtu (21/11/2020).

“Spontan saja (melakukan penganiayaan). Emosi karena saat itu rumah terus digedor dan dilempari batu,” kata RS, Selasa (24/11/2020).

RS mengakui, orangtuanya memiliki utang kepada korban sebanyak Rp 10 juta sekitar enam bulan lalu. Uang pinjaman itu digunakan untuk membangun rumah yang ditempati RS.  Sampai saat ini utang tersebut belum dibayar.

Perangkat desa sempat memediasi keluarganya dan korban terkait masalah utang itu. RS tak menjelaskan kesepakatan antara keluarganya dan korban terkait mediasi itu. Ia kesal karena korban tetap menagih utang hingga terjadi insiden pelemparan batu tersebut.

Baca juga: Sempat Buron, Satreskrim Polres Blora Berhasil Amankan Pelaku Penganiayaan

Kapolres Lamongan AKBP Harun mengatakan, RS yang kesal langsung keluar rumah dan memarahi korban.

“Saat itu tersangka yang marah keluar rumah dan langsung memukul korban. Dipukul sekali menggunakan tangan kosong, tapi korban sempat jatuh,” ujar Harun.

Para tetangga sempat melerai dan membawa korban ke rumah sakit. Namun, korban meninggal pada Sabtu (21/11/2020) sore.

Berdasarkan hasil visum, ditemukan luka di pinggul kanan korban. Pelaku juga mengaku memukul korban di bagian itu.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pihak kepolisian Pasal 351 Ayat (3) tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal. Ia diancam penjara maksimal tujuh tahun. (fp)

Baca juga: 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Emosi karena Ditagih Utang, Seorang Pemuda Aniaya Lansia hingga Tewas“.

Komentar

Berita Terkait