oleh

Corona Belum Berakhir, Pemerintah Perpanjang Bansos Tahun 2021

Mitrapost.com Pandemi virus corona hingga akhir tahun 2020 masih belum tertangani secara tuntas. Indonesia masih memiliki risiko tinggi penyebaran Covid-19. Oleh sebab itu pemerintah juga menyiapkan dana dengan total Rp 408,8 triliun dari APBN untuk pelaksanaan program perlindungan sosial dari Covid-19 tahun 2021.

Tentunya dalam rencana tersebut bakal ada program bantuan sosial yang akan dilanjutkan di tahun 2021. Bahkan Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar anggaran belanja untuk bansos segera direalisasikan sejak awal tahun.

Berikut ini adalah program bansos yang dilanjut pada tahun 2021

Program Keluarga Harapan (PKH)

Pemerintah melalui Kementrian Sosial telah berkomitmen bakal mempercepat pencairan bantuannya dari setiap tiga bulan menjadi setiap bulan per keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepesertaan PKH jug diperluas dari 9,2 juta KPM, menjadi 10 juta KPM dengan jumlah anggaran tahun 2021 sebesar Rp30,4 triliun.

Baca juga: Program Bansos Kuota Gratis Bakal Diganti Kuota Murah

Program Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

Jumlah penerima BPNT juga diperlebar dari semula 15,2 juta KPM menjadi 20 juta KPM Program Sembako di tahun 2020. Tahun 2021, kepesertaan BPNT ditetapkan sebanyak 18,5 juta KPM.

Besaran nominal BPNT juga diperbesar, dari Rp 150 ribu per KPM per bulan menjadi Rp 200 ribu per KPM per bulan. Anggaran BPNT tahun 2021 ditetapkan sebesar Rp 44,7 triliun.

Bansos Tunai

Bansos Tunai tahun 2021 disiapkan buat 10 juta KPM dengan indeks Rp 200 ribu/KPM di tahun 2021. Total anggaran yang disiapkan untuk program ini sebesar Rp 12 triliun (periode Januari-Juni 2021).

Baca juga: Tak Penuhi Kewajiban, Penerima Manfaat PKH Bisa Kena Sanksi

Kartu Prakerja

Program Kartu Prakerja dipastikan bakal terus berlanjut hingga 2021 mendatang. Sejauh ini, pemerintah, kata Direktur Eksekutif Project Management Officer (PMO) Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari, sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 triliun untuk program tersebut.

Meski begitu, Denni belum bisa memastikan bentuk program tersebut akan seperti apa nantinya. Apakah tetap sama dengan 2020 ini (semi bansos) atau balik kepada rencana awal dalam bentuk yang dikhususkan untuk pengembangan kompetensi kerja murni.

PBI-JKN

Pemerintah juga melanjutkan program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN).

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan telah menganggarkan Rp 48 triliun untuk mensubsidi iuran kelompok PBI BPJS Kesehatan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN). Subsidi itu ditujukan untuk 98,8 juta peserta. (fp)

Baca juga: 

 

Artikel ini telah tayang di Detik.com dengan judul ‘Silakan Dicek Siapa Tahu Butuh, Daftar Bansos yang Berlanjut di 2021‘.

Komentar

Berita Terkait