Pati, Mitrapost.com – Awal tahun 2021 menjadi masa yang berat bagi peternak ayam petelur di Kabupaten Pati. Harga pakan ayam petelur diketahui masih melambung tinggi.
Bahkan sebelumnya sempat terekspos ke media sosial dan aplikasi percakapan, aksi seorang peternak dengan terang-terangan membuang telur ayam ke sungai lantaran harga pakan ayam yang mahal sedangkan harga telur murah.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati Andi Hirawadi mengatakan, naiknya harga pakan tak hanya terjadi di Pati melainkan dirasakan oleh peternak seluruh Indonesia.
Baca juga: Dispertan Pati: Kedelai Lokal Lebih Aman Dikonsumsi
Harga pakan ternak ayam petelur sudah ditentukan pasar skala nasional.
“Harga pakan mahal, memang masalah nasional,” katanya saat diwawancarai Mitrapost.com di Kantornya beberapa waktu yang lalu.
Andi menyebut banyak faktor yang menyebabkan naiknya harga pakan ayam ini. Namun faktor yang paling dominan yang membuat bahan ini naik adalah karena mahalnya harga bahan baku pakan impor yakni jagung.
Karena harga jagung mahal, komoditas ini otomatis menjadi langka di pasaran.
Baca juga: Dispertan Pati Gencarkan Gerakan Petik Merah dan Desa Mandiri Benih
Keputusan pemerintah membatasi keran impor jagung mulai tahun 2017 mendapak para petani hingga sekarang. Naiknya harga pakan ternak otomatis menambah biaya produksi peternak.
Apalagi selama masa pandemi distribusi barang impor dari luar negeri juga kurang lancar. Hal ini menuntuk pemerintah untuk bergantung pada keberadaan jagung lokal yang jumlahnya terbatas.
“Kita belum ada jagung, bahan baku masih impor. Karena jagung selama covid-19 kita hanya mengandalkan panen di daerah,” imbuhnya.
Kendati harga pakan ayam petelur mahal, Andi menyebut harga jual terlur di Pati cenderung stabil, yakni dalam kisaran harga Rp19.000 hingga Rp24.000. (Adv/MA/AZ/SHT)
Baca juga:
- Pupuk Subsidi Tinggal 20 Persen, Dispertan Pati Minta Petani Buat Pupuk Organik
- Dispertan Pati Ungkap Penyebab Kelangkaan Kopi
- Video : Permudah Petani, Dispertan Pati Pinjamkan Alat Panen
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Wartawan Area Kabupaten Pati




