oleh

Kemenag Blora Belum Bisa Pastikan Keberangkatan Haji Tahun 2021

Blora, Mitrapost.com Indonesia masuk ke dalam 20 negara yang dilarang masuk ke Arab Saudi. Oleh sebab itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora masih belum bisa memberikan kepastian keberangkatan jemaah calon haji tahun ini.

Kepala Kantor Kemenag Blora, Suhadi, mengatakan hingga kini pihaknya belum mendapat instruksi langsung sebab sebagai lembaga vertikal di bawah Kemenag RI, pihaknya menunggu apakah ada kebijakan dari pusat terkait hal tersebut.

Kebijakan tersebut, kata Suhadi, juga menyangkut pemberangkatan jemaah calon haji ke Tanah Suci.

“Kami sebagai instansi vertikal, ketika ada komando dari atas disuruh memberangkatkan (jemaah haji) ya diberangkatkan,” ucap Suhadi, di Blora, Kamis (4/2/2021).

Baca juga: Yaqut Usulkan Jemaah Haji Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Karenanya pihaknya belum bisa memberi kepastian apakah tahun ini jemaah calon haji asal Blora diberangkatkan atau tidak. Tetapi pihaknya telah mempersiapkan segenap peranti pemberangkatan haji.

“Persiapan keberangkatan ditunda. Terus untuk paspor kami kumpulkan di sini. Jadi kalau sewaktu-waktu ada instruksi pemberangkatan kami sudah siap,” kata dia.

Diketahui, tahun 2021 kalau pun ada pemberangkatan jemaah calon haji maka untuk Kabupaten Blora terdapat 617 jemaah yang akan berangkat. Jumlah tersebut sedianya berangkat 2020. Namun karena waktu itu tidak ada pemberangkatan jemaah haji dari Indonesia, maka rencananya pemberangkatan diundur tahun 2021.

Kemudian untuk ibadah umrah, pihaknya tidak bisa memastikan. Sebab sejauh ini terkait mekanisme umrah sepenuhnya di tangan biro perjalanan. Pihaknya sekadar memberi rekomendasi pembuatan paspor ke kantor imigrasi untuk jemaah yang akan umrah.

Baca juga: Pemkot Semarang Jadikan Asrama Haji Manyaran Tempat Karantina Pasien COVID-19

Sejak Januari 2021, tercatat sudah ada 12 jemaah yang mengajukan permohonan rekomendasi pembuatan paspor ke Kemenag Blora. Kemudian pada 2020 hanya sekitar 200 jemaah yang mengajukan permohonan rekomendasi.

“Kalau rekomendasi pembuatan paspor umrah, sebelum pandemi setahun itu bisa 800 permohonan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Seksi Haji dan Umroh Kemenag Blora, Dwiyanto. Ia menambahkan bahwa menteri agama dan menteri kesehatan sedang melakukan koordinasi dengan duta besar Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji.

“Kami tunggu informasi lebih lanjut. menteri agama dan menteri kesehatan sedang melakukan koordinasi dengan duta besar Arab Saudi, semoga ada solusi terbaik,” ujarnya.

Baca juga: Arab Saudi Belum Beri Lampu Hijau Akses Umrah Jemaah Indonesia

Ia menyebut, larangan yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi sampai dengan 17 Mei 2021. Padahal pada 15 Juni 2021 kloter pertama jemaah calon haji Blora diberangkatkan.

“Tanggal 15 Juni 2021 kloter pertama diberangkatkan. Semoga segera bisa dicabut larangan itu,” harapnya.

Pihaknya juga menyatakan sudah melakukan koordonasi dengan jemaah calon haji Blora jika nantinya mereka harus disuntik vaksin Covid-19 terlebih dahulu sebelum berangkat ke Tanah Suci. (*)

Baca juga: Arab Izinkan Umrah, Belum Satupun Jamaah Asal Pati yang Berangkat

 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Berita Terkait