oleh

Komoditas Pertanian di Pati Jadi Alternatif Sektor Usaha saat Pandemi

Pati, Mitrapost.com Bupati Pati Haryanto mengatakan sektor pertanian dan perikanan di Pati tidak terlalu terdampak pandemi Covid-19 khususnya industri pangan. Alhasil, sektor-sektor ini cukup mampu menstabilkan perekonomian di Bumi Mina Tani.

“Alhamdulillah, industri di Kabupaten Pati kebanyakan bergerak di sektor pangan,” ungkap Bupati Pati Haryanto saat menghadiri Pelantikan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2020-2023 di pendopo kabupaten, beberapa waktu lalu.

Menurutnya dengan potensi hasil bumi dari sektor pangan justru dapat memunculkan jenis usaha baru.

“Pati berpotensi memunculkan segala jenis usaha. Sehingga dampak di situasi kali ini tidak terlalu besar,” imbuhnya.

Baca juga:  Puluhan Hektar Sawah di Pati Bakal Mendapat Klaim dari Asuransi Pertanian

Khususnya di sektor pertanian, Haryanto menilai hal ini menjadi andalan di Kabupaten Pati. Hasil pertanian seperti ketela pohon, kacang hijau, kacang tanah, jagung, tebu, kopi, kapuk, kelapa, dan pisang mampu menghasilkan usaha yang mendongkrak ekonomi daerah.

Oleh sebab itu, pemkab Pati saat ini tengah menggencarkan sosialisasi pemasaran dan penjualan produk usaha secara online.

“Kita manfaatkan peluang ini, ditambah dengan sistem penjualan online. Hal inilah yang membawa kita ke sistem ekonomi kreatif,” ungkap Haryanto.

Baca juga: Masa Pandemi, Pemkab Blora Dorong Pelaku UKM Lakukan Pemasaran Digital

Upaya ini dilakukan agar pelaku usaha dapat dengan mudah menjangkau para konsumen dalam memasarkan produk dagangannya.

Penjualan berbasis online meminimalisir mobilitas dan sejalan dengan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi virus corona saat ini.

Produk-produk dari sektor pertanian ini salah satunya telah dikembangkan oleh dua industri pangan terbesar di Pati, utamanya dari komoditas kacang dan hasil pertanian daerah. (*)

Baca juga: Tak Ingin Berdiam di Masa Pandemi, Pengusaha Panganan Gelar Lapak

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa

 

Berita Terkait