oleh

Sekolah Tingkat SMP Akan Gelar ANBK Pertama Bulan Depan

Pati, Mitrapost.com – Lembaga pendidikan tingkat SMP Pati akan mengelar ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk yang pertama kali tahun ini. Lintal Muna Ketua FKKSS (Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMP Swasta) Kabupaten Pati mengatakan ujian ini akan digelar pada tanggal 4-7 Oktober 2021.

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Pati yang akrab disapa Lin itu menjelaskan, program ini adalah pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Selain menilai kompetensi siswa, program ini juga sekaligus menilai mutu yang dimiliki lembaga pendidikan atau sekolah.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Dijelaskan bahwa program ini pertama dicanangkan pada tuhun 2019 sebagai salah satu produk Merdeka Belajar dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Karena beberapa faktor, pelaksanannya di daerah terus diundur.

Baca Juga :   Guru Agama Belum Diusulkan dalam Formasi PPPK

Berbeda dengan UNBK yang dibebankan kepada siswa kelas tingkat 3 atau kelas IX, ANBK dibebankan kepada anak sekolah tingkat dua atau Kelas VIII.

“Penggantinya UN, kalau UN kan kelas IX sekarang namanya ANBK Asesmen Nasional Berbasis Komputer. Kalau SD kelas V kalau di SMA kelas XI. Jadi tidak kelas III. Yang dinilai untuk AN itu sekolahnya. Bagaimana kualitas guru, lingkungan belajar, dan fasilitas sekolah,” kata Lintal Muna kepada Mitrapost.com saat ditemui di kantornya, Selasa (7/9/2021).

Menariknya dalam ujian tersebut, tak seperti UN yang dilaksanakan seluruh siswa tingkat akhir. Dalam ujian ini setiap lembaga pendidikan hanya akan menguji sebanyak 45 anak, dipilih secara acak sebagai sampel lembaga pendidikan terkait.

Baca Juga :   Murid Terpapar Corona di Sekolah, Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Disetop

“Prosesnya ya didaftarkan di Dinas. itupun yang diambil cuma sampel. Ada 500 atau 300 siswa ya cuma sampel aja diacak hanya 45 anak yang 5 cadangan,” kata Lin kepada Mitrapost.com.

Ada tiga poin yang diujikan dalam ANBK, diantaranya materi tentang literasi siswa, mencakup pemahaman masalah, dan analisis numerasi. Kedua menguji profil siswa pelajar pancasila yang mencakup keimanan, ketakwaan, dan kemandirian siswa. Dan terakhir menguji lingkungan belajar sekolah termasuk kesiapan guru dan tenaga pengajar.

Hasil ujian para murid tidak menentukan kelulusan siswa, hanya sebagai bahan evaluasi pennyelenggaraan pendidikan sekolah terkait.(*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait