oleh

PKS Minta LGBT Segera Ditertibkan

Jakarta, Mitrapost.com – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukamta mengajukan interupsi dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang Ketiga tahun sidang 2021-2022.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi PKS itu menyatakan dukungan terhadap pengesahan Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS). Namun, RUU TPKS harus menyertakan aturan jelas mengenai pasal zina dan penyimpangan seksual.

“Kami dari Fraksi PKS tentu sangat mendukung segera disahkannya RUU ini, kami mengusulkan seluruh bentuk kekerasan seksual itu tidak boleh ditolerir hadir di negeri Pancasila ini,” tegas Sukamta di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Menurut Sukamta, RUU TPKS harus mencantumkan aturan larangan perilaku seksual yang menurutnya menyimpang seperti LGBT. Pasalnya, perilaku LGBT jauh sesuai dengan butir pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa.

Baca Juga :   UU Ibu Kota Negara akan Disahkan Minggu Depan

“Tapi kami juga mengusulkan agar seluruh perilaku seksual yang bertentangan dengan budaya ketimuran, misalnya LGBT, juga yang bertentangan dengan aturan Tuhan, karena kita negara Pancasila yang Berketuhanan yang Maha Esa, itu juga dilarang di dalam RUU ini,” ujarnya.

Dalam menyampaikan interupsinya, Sukamta menyinggung pidato Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri pada perayaan Hari Ulang Tahun partai ke-49 pada Senin (10/1/2022).

“Menindaklanjuti apa yang diarahkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, yang mohon maaf ini ya, Ketua Umum dari partai PDIP yang kita hormati, Pembina BPIP, dan sekaligus Dewan Pengarah BRIN. Pasti arahan beliau itu sangat akurat, beliau mengatakan hendaknya DPR kalau membuat UU itu sesuai dengan UUD 45 dan Pancasila,” jelas Sukamta.

Baca Juga :   PKS Persilakan Kader Berpoligami

“Kami juga ingin RUU pemberantasan kekerasan seksual itu tidak menyimpang dari UUD 45 dan Pancasila, sehingga semua nilai seksual, semua praktik seksual yang bertentangan dengan UUD 45 dan Pancasila mohon juga dilarang tidak boleh eksis di negara kita negara yang Pancasilais dan berdasarkan UUD 45,” imbuhnya. (*)

 

 

 

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul “PKS Kutip Pidato Megawati saat Interupsi Puan, Minta LGBT Ditertibkan.”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral